Super Leader Camp Petualangan Bareng Sina Sinu di Lembah Sunyi

Super Leader Camp Petualangan Bareng Sina Sinu di Lembah Sunyi

Super Leader Camp – Kegiatan ini tepatnya berlangsung pada tanggal 22 hingga 25 desember 2015 tahun lalu. Super Leader Camp ini diadakan oleh sebuah Yayasan Yatim Mandiri yang berpusat di Surabaya.

Dengan mengundang puluhan remaja yatim dari berbagai kota di Jawa Timur. Yatim Mandiri dan Sina-Sinu berkolaborasi membuat petualangan seru bareng kami anak-anak yatim.

Pada kesempatan ini saya akan bercerita seingat saya tentang Super Leader Camp di Lembah Sunyi bareng Sina-Sinu dan Yatim Mandiri.

Saya kenalin dulu apa itu Yatim Mandiri dan Sina-Sinu. Atau mungkin sebagian dari sobat sudah ada yang ngerti apa itu Sina-Sinu? atau sudah ada yang ngerti apa itu Yatim Mandiri?.

Jika belum ini saya kasih tau singkat dan padat namun InsyaaAllah jelas dan mudah di mengerti.

Yatim Mandiri – Merupakan sebuah yayasan sosial yang fokus pada menyalurkan bantuan kepada kami anak-anak yatim yang ada di seluruh Indonesia.

Sedangkan Sina-Sinu merupakan sebuah lembaga pengembangan sumber daya manusia yang menyediakan training dengan memakai metode experiential learning untuk melatih keterampilan perilaku, dan lain sebagainya.

Sebelum Berangkat Mengikuti Training Super Leader Camp

 

Tentunya sebelum saya mengikuti kegiatan Super Leader Camp di lembah sunyi, pastinya ada informasi yang sampai kepada saya hingga saya tahu dan ikut program tersebut.

Awal mula saya mengetahui ada program ini adalah dari Faiz yang merupakan karyawan di Yatim Mandiri cabang Jember.

Faiz memberitahukan kepada saya bahwasanya akan ada program training yang diadakan oleh Yatim Mandiri. Faiz menawari saya untuk ikut program tersebut, karena program tersebut gratis.
Namun sebelum saya mengiyakan tawaran faiz tentunya saya harus meminta izin kepada Ibu saya terlebih dahulu.

Setelah faiz bertemu dengan saya dan memberitahukan program tersebut saya langsung membicarakannya dengan Ibu saya. Awalnya Ibu saya tidak menyetujui akan hal tersebut. Namun setelah saya meyakinkan beliau Alhamdulillah akhirnya beliau mengizinkan saya untuk ikut program tersebut.

Super Leader Camp yang saya ikuti tersebut memiliki peserta dari seluruh kota yang ada di bagian RO 1 atau daerah jawa timur. Dan setiap kota memberikan 3 perwakilan remaja yatim untuk dikirim mengikuti program Super Leader Camp tersebut.

Dari Kota jember sendiri ada tiga remaja, salah satunya adalah saya sendiri dan dua lainnya dari desa Ambulu kalau nggak salah. Terdiri dari 2 laki-laki dan 1 perempuan.

Karena saya sudah di beri izin oleh Ibu saya, jadi saya mengabari Faiz yang sebelumnya sudah memberitahu saya. Karena rumah faiz nggak terlalu jauh dari rumah saya, dan saya dengan Faiz juga masih merupakan dulur, jadi cukup mudah dalam mengabarinya.

Setelah fix saya diizinkan untuk mengikuti program ini, akhirnya Faiz memberikan arahan, apa saja yang akan di lakukan selama disana, dan memberitahukan pembimbing yang akan memandu saya dan 2 teman lainnya dari Jember menuju ke Surabaya (di Yasayan Yatim Mandiri).

Sebelum kami berangkat di Lembah Sunyi, terlebih dahulu kami di beri bekal berupa materi, dan arahan-arahan apa saja yang akan di lakukan selama di Lembah Sunyi.

Saat di Yatim Mandiri Surabaya juga ditentukan pembentukan team untuk persiapan di Lembah Sunyi.

Sehari Sebelum Berangkat Ke Surabaya

staticflickr.com

Sehari sebelum berangkat ke Surabaya saya di panggil oleh Faiz untuk kerumahnya. Saat saya kesana ternyata sudah ada Mbak dan Mas temennya Faiz di Yayasan Yatim Mandiri Jember. Saya lupa nama mbak dan masnya.

Nah akhirnya saya kembali kerumah untuk mempersiapkan segala hal yang dibutuhkan selama mengikuti training Super Leader Camp ini. Kira kira berikut ini adalah hal-hal yang saya siapkan:

  • Perlengkapan Mandi, meliputi : sabun, sikat gigi, pasta gigi, sama handuk, itu saja sih hehe.
  • Baju ganti : kaos lengan pendek 2, kaos lengan panjang 2, baju koko 2, sarung 3 dan celana panjang 3.
  • Perlengkapan lainnya : mental, uang jajan, dan Do’a Ibu tercinta hehe.

Udah kira-kira itu saja sih perlengkapan yang saya bawa, walau mungkin sebenernya ada yang kelupaan nggak kebawa sih.

Setelah semua siap, saya kembali ke rumahnya Faiz dan pergi menaiki mobil. Nah ini ceritanya jalan-jalan dulu, saya termasuk peserta paling beruntung. Karena sebelum keberangkatan ke Surabaya saya di ajak jalan-jalan dulu, walaupun jalan-jalannya cuman di Kota saya sendiri, tapi lumayanlah.

Setelah puas dengan jalan-jalan, karena waktu sudah larut malam, akhirnya saya diajak ke cabang Yatim Mandiri Jember. Karena keberangkatannya pagi-pagi sekali naik kereta jadi saya menginap di Yatim Mandiri Jember, untuk bisa berangkat tepat pada waktunya.

Waktu itu yang menginap di sana cuman saya dan faiz saja, teman-teman lainnya dirumah masing-masing. Karena jarak rumah mereka dengan stasiun cukup dekat, jadi mereka tidak perlu menginap.

Naik Kereta dari Jember ke Surabaya

img.warningfm.net

Pagi-pagi hari sekali, saya dibangunkan oleh Faiz untuk menunaikan sholat shubuh berjama’ah. Waktu itu saya hanya berjama’ah berdua bareng Faiz di kantor Yatim Mandiri Jember.

Setelah selesai jama’ah, saya dan Faiz kemudian langsung masuk mobil menjemput Mbak Laily Rosyida yang akan membimbing perjalanan kami bertiga ke Surabaya.

Selain itu Mbak Laily juga menjadi salah satu bagian dari panitia yang mengadakan acara Super Leader Camp tersebut.

Kami berangkat pagi – pagi sekali menaiki kereta dengan 2 teman saya. Saya belum kenal dengan mereka. Akhirnya kami berkenalan sejenak untuk saling mengenal. Kan katanya “tak kenal, maka tak sayang“.

Selama perjalanan kami hanya tidur, tidur, dan tidur sepanjang perjalanan. Kadang juga saya bangun melihat-lihat keindahan alam di setiap perjalanan yang dilewati oleh kereta. Menyeberangi sungai-sungai, persawahan hingga melewati rumah para penduduk yang dekat dengan jalur kereta api.

Setelah itu hanya tidur saja kegiatan saya selama di kereta api. Dan itu merupakan pertama kali saya naik kereta hehe.

Selama beberapa jam kami di kereta, akhirnya kami sampai juga di Kota Surabaya. Dan asal tau saja, itu merupakan pertama kalinya saya ke Surabaya.

Setelah kami sampai, kemudian Mbak Laily langsung memesan taksi dan kemudian mengantarkan kami di Yayasan Yatim Mandiri. Dari sini pulalah saya mengenal Kampus Kemandirian, yang akhirnya beberapa tahun kemudian saya ngampus disini selama 1 tahun.

Pembekalan Selama Dua hari di Yatim Mandiri Surabaya

Sebelum kami semua mengikuti kegiatan Super Leader Camp di lembah sunyi nanti. 2 Hari sebelum keberangkatan kami semua berkumpul terlebih dahulu di Yayasan Yatim Mandiri di Surabaya.

Selain untuk memberi pembekalann yang berupa sedikit penjelasan dan materi, disini pula ditentukan pembagian kelompok untuk setiap team.

Ada beberapa orang didalam setiap teamnya, team saya sendiri terdiri dari 11 orang. Diantaranya 3 perempuan dan 8 laki-laki, plus ketambahan kakak pembina jadi semuanya menjadi 12 orang dalam setiap kelompok.

Dan juga sebelum kami semua berangkat menuju Lembah Sunyi di batu. Selama di Surabaya kami juga diajak jalan-jalan menuju kampus Air Langga di Surabaya.

Secuil Dokumentasi Saat Pembekalan Selama di Yatim Mandiri Surabaya

Dibawah ini adalah sedikit cuplikan video yang di uploud oleh Pembimbing saya dari Jember, oleh Mbak Laily pada channel youtubenya.

Berangkat Menuju Lembah Sunyi

Setelah semua persiapan di Yatim Mandiri Surabaya sudah siap dan bekal materi yang diberikan sudah cukup. Akhirnya keesokan harinya kami persiapan dan berangakat menuju lembah sunyi di Batu. Dan disanalah petualangan di mulai.

Perjalanan dari Surabaya menuju Batu cukup lama pada waktu itu bagi saya. Karena sebelumnya saya belum pernah bepergian jauh, apalagi keluar kota sangat jarang bahkan tidak pernah keluar kota sebelumnya. Moment tersebut adalah moment pertama kali saya main keluar kota hehe.

Selama diperjalanan, kami melantunkan do’a terlebih dahulu, kemudian dilanjut dengan bernyanyi, bersuka cita, maen tebak-tebakan, menyanyikan yel-yel setiap team, hingga pada akhirnya sepi tertidur pulas semuanya. Setelah beberapa jam perjalanan akhirnya sampailah kami di Lembah Sunyi

Selama di Lembah Sunyi

Selama di Lembah Sunyi ada beberapa kegiatan yang kami lalui. Salah satunya saat pertama kali datang kesini, awalnya kami mampir di sebuah warung di kaki gunung, lumayan jauh dengan lokasi (Lembah Sunyi).

Disana kami di beri pembekalan lagi, makan-makan sampe kenyang hehe. Kemudian lanjut perjalanan menaiki bukit untuk mencapai lokasi (Lembah Sunyi).

Saat pertama kali sampai di Lembah sunyi, kami hanya bertangan kosong, nggak ada bekal apa-apa. Untuk mendapatkan bekal setiap kelompoknya harus dengan mencari beberapa petunjuk.

Untung di team kami banyak yang pengalaman dalam dunia alam bebas, jadi cukup mudah bagi kami untuk menemukan petunjuk dan memecahkan rintangan yang ada.

Saya sendiri juga termasuk bocah pramuka yang suka berkelana di hutan hehe, tapi waktu itu teman-teman saya sudah banyak sekali yang pandai masalah yang berkaitan dengan alam. Jadi saya ngikut mereka saja, males repot-repot wkwk.

Team Five dan Kenangan Konyol di Dalamnya

Saya merupakan salah satu bagian dari team five yang didalamnya terdiri dari beberapa orang. Saya kenalin satu persatu dulu ya biar pada kenal dengan team five.

Berikut adalah nama-nama dari kelompok 5 atau kami biasa menyebutnya team five, biar lebih keren dikitlah hehe.

Laki-laki

  • Baskara, yang didepan tapi disebelah kanan.
  • Reza, depan sendiri sebelah kiri, itu adalah saya sendiri
  • Tugus, sebelah kiri yang pake kopiah.
  • Kalau nggak salah pinggirnya namanya Dony.
  • Sebelahnyanya kalau nggak salah Taufik.
  • Sebelahnya lagi lupa saya, kalau nggak salah yang namanya Doni yang ini.
  • Sebelahnya lagi Kang Huda, begitu saya memanggilnya.
  • Sebelahnya lagi saya lupa namanya hehe.

Perempuan

  • Karin, didepan sendiri yang duduk diantara Baskara dan Saya.
  • Linda A’yunina, di sebelah kanan sendiri.
  • Tini, di sebelahnya A’yun.

Nah itulah teman-teman kelompok 5 dari team saya. Ada juga Kak Bayu sebagai pembina kami saat Super Leader Camp. Namun beliau tidak ikut foto. Kalau sesosok laki-laki berjaket yang ada di dalam foto itu saya belum kenal.

Selama menjadi bagian dari team five banyak sekali kenangan konyol yang kami ciptakan selama menjadi team, kalau saya ceritakan akan sangat panjang ceritanya. Maka dari itu akan saya list saja hal-hal konyol yang terjadi di team five selama 3 hari 2 malam di Lembah sunyi.

  • Nggak mandi 3 hari, 2 malem.
  • Nangis bareng.
  • Bolongin terpal milik Sina-Sinu dan nggak bilang-bilang.
  • Temen kehukum gara-gara ngerokok.
  • Terus masih banyaklah pokoknya.

Teman Beberapa Hari Yang Terasa Seperti Keluarga

ichsani.com

Setelah beberapa hari bersama, siang malam bareng, makan bareng, masak bareng, kenak hukum bareng, kompak nggak mandi bareng, kedinginan bareng dan segala aktifitas dilalui bersama selama beberapa hari membuat teman-teman di dalam team kami terasa seperti keluarga.

Hingga tibalah waktunya perpisahan. Walaupun hanya beberapa hari bersama, karena di team kami ditanamkan rasa kekeluargaan, jadinya ketika tiba waktu perpisahan terasa berat, bagi temen-teman yang lain sih, kalau saya sendri ya nggak sedih-sedih amat, walaupun ya ada rasa sedih. Karena waktu itu saya lebih rindu Ibunda tercinta dirumah.

Pulang Kerumah Masing-Masing

Setelah perpisahan antar team, saatnya kami pulang ke rumah masing-masing. Ya begitulah, sejatinya kemanapun kita berlabuh dan pergi jauh. Tujuan utamanya tetaplah untuk kembali ke rumah, kembali ke dalam pelukan keluarga tersayang masing-masing.

Yaps itulah pengalaman tentang Super Leader Camp yang bisa saya tuliskan di artikel ini, walau sebenernya ceritanya masih panjang, dan urutan ceritanya kebolak-balik, karena memang kisah ini sudah lama dan saya sudah banyak sekali yang lupa. Jadi mohon ma’af, semoga bermanfaat.

Reza Ichsani

... Secangkir kopi tidak pernah mengajarkan kejahatan, dia hanya memberikan rasa pahit dan manis, serta sedikit efek samping ...

Leave a Reply

Tutup
%d bloggers like this: