senjata tradisional yogyakarta

Senjata Tradisional Yogyakarta

Senjata Tradisional Yogyakarta – Yogyakarta dalam bahasa jawa ditulis ꦝꦲꦺꦫꦃ​ꦆꦱ꧀ꦠꦶꦩꦺꦮ​ꦔꦪꦺꦴꦒꦾꦏꦂꦠ . Merupakan daerah istimewa setingkat provinsi di Indonesia.

Yogyakarta merupakan peleburan Negara Kesultanan Yogyakarta dan Negara Kadipaten Paku Alaman.

Yogyakarta terletak di bagian selatan Pulau Jawa dan berbatasan dengan Provinsi Jawa Tengah dan Samudra Hindia.

Daerah Istimewa Yogyakarta memiliki luas wilayah 3.185,80 km2 dan terdiri dari satu kota, 4 kabupaten dan 438 kelurahan.

Sebelum Indonesia merdeka. Yogyakarta merupakan sebuah daerah yang memiliki pemerintahannya sendiri.

Namun setelah Proklamasi Kemerdekaan di gaungkan, Sri Sultan Hamengkubuwana IX dan Sri Paku Alam VIII menyatakan kepada Presiden RI bahwa daerahnya telah bergabung menjadi satu kesultanan yang kini kita sebut dengan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Sumber Wikipedia

Kita tahu bahwasanya daerah Yogyakarta merupakan daerah yang kini sangat populer dengan banyak tempat wisata dan budaya-nya disana.

Tahukah kita bahwasanya kota ini juga memiliki hal-hal menarik lainnya yang mungkin belum kita ketahui. Salah satunya adalah senjata tradisionalnya.

Hampir setiap daerah di Indonesia pasti memiliki senjata daerahnya masing-masing, begitu pula di Jogja. Nah berkut ini adalah 10 daftar senjata tradisional DIY yang harus kita ketahui:

Keris

senjata tradisional yogyakarta
Keris Jogja, sumber : disiniaja.net

Senjata tradisional Yogyakarta yang pertama adalah keris. Keris merupakan salah satu senjata tradisional yang hampir ada disetiap daerah yang ada di Indonesia.

Senjata ini biasa digunakan untuk berperang melawan musuh pada masa dahulu, akan tetapi saat ini senjata ini sudah tidak digunakan untuk berperang, dan lebih banyak disimpan sebagai senjata untuk pajangan atau sebagai barang antik.

Tombak

senjata tradisional yogyakarta
Tombak Jogja, Sumber : dewisundari.com

Selain memiliki keris, Yogyakarta juga memiliki senjata tradisional yang disebut dengan tombak. Tombak juga hampir ada pada setiap daerah di Indonesia.

Senjata tradisional yang satu ini biasanya digunakan sebagai alat untuk berburu dan juga berperang. Tombak memiliki bentuk yang lebih panjang dibandingkan keris, karena tombak memiliki gagang yang terbuat dari kayu ataupun besi.

Patrem

senjata tradisional yogyakarta,
Patrem Yogyakarta, Sumber: bukalapak.com

Senjata tradisional Yogyakarta yang selanjutnya adalah patrem. Senjata ini memiliki bentuk yang mirip sekali dengan keris.

Perbedaan antara patrem dan keris adalah dari segi ukurannya, patrem memiliki ukuran yang lebih kecil.

Fungsi dari senjata ini tidak lain adalah sebagai senjata untuk menyerang musuh dengan jarak yang dekat.

Wedung

senjata tradisional yogyakarta,
Senjata Wedhung, Sumber : baabun.com

Wedung adalah senjata tradisional Yogyakarta yang memiliki bentuk seperti halnya pisau. Namun ukuran wedung lebih besar dibandingkan dengan ukuran pisau.

Fungsi wedhung sendiri tidak berbeda jauh dengan keris dan juga patrem, yakni sebagai senjata untuk berperang ataupun untuk berburu.

Selain untuk senjata peperangan, biasanya wedhung juga banyak dimanfaatkan untuk mencari dan menebang kayu atau ranting kayu untuk bahan bakar.

Di Yogyakarta sendiri, senjata ini merupakan senjata ampilan bagi abdi dalem ataupun keparak yang memiliki pangkat lurah keatas.

Condroso

senjata tradisional yogyakarta
Condroso Yogyakarta, Sumber : sarapanmatahari.wordpress.com

Senjata tradisional Jogja yang satu berbentuk seperti halnya tusuk konde. Biasanya memang banyak diselipkan diantara konde.

Meskipun demikian, jangan pernah meremehkan senjata ini. Karena senjata yang kecil ini dapat berfungsi sebagai senjata untuk menikam, dan digunakan ketika lawan dalam keadaan lengah.

Senjata ini biasanya digunakan oleh para wanita yang bertugas menjadi mata-mata atau telik sandi.

Canggah

senjata tradisional yogyakarta,
Canggah, Sumber : sarapanmatahari.wordpress.com

Senjata tradisional DIY yang selanjutnya disebut dengan canggah. Canggah memiliki bentuk seperti halnya tombak hanya saja cangah memiliki dua mata tombak (dwisula) diujungnya.

Fungsinya tidak jauh berbeda dengan tombak, karena memiliki dua mata tombak diujungnya biasanya cangah digunakan untuk menjepit leher musuh ketika berperang.

Cangkol

Senjata tradisional Yogyakarta yang selanjutnya adalah cangkol. Seperti halnya canggah, senjata ini merupakan jenis tombak yang pada ujung tombaknya berbentuk seperti kudha trancang.

Fungsi dan cara kerjanya pun sama halnya dengan cangah atau tombak. Pada zaman dahulu, senjata ini dimanfaatkan sebagai senjata untuk menangkap para perampok ataupun pencuri.

Jangan lupa untuk belajar pula mengenai senjata tradisional Gorontalo pada artikel sebelumnya.

Bandhil

senjata tradisional yogyakarta,
Bandhil

Senjata ini memiliki tiga jenis yaknik brubuh, jauh dan lepas. Biasanya bandhil juga disebut dengan umban pelempar batu.

Bandhil brubuh digunakan sebagai senjata untuk berperang jarak dekat. Senjata ini berupa tali yang terbuat dari besi dan pada ujungnya terdapat peluru yang juga terbuat dari besi.

Bandhil jauh memiliki tali yang terbuat dari anyaman serat yang ulet dan kuat, namun pelurunya tetap terbuat dari besi.

Sedangkan untuk bandhil lepas talinya terbuat dari tampar dan pelurunya terbuat dari batu yang tajam. Kelebihan bandhil jauh dengan yang lainnya adalah dapat digunakan untuk pertempuran jarak jauh.

Tulup

senjata tradisional yogyakarta,
Tulup

Tulup merupakan senjata tradisional Yogyakarta yang banyak dimanfaatkan sebagai alat untuk berburu.

Tulup adalah senjata yang terbuat dari bambu berukuran kecil namun panjang. Senjata ini juga memiliki peluru yang memiliki bentuk mirip dengan tusuk konde hanya saja lebih kecil.

Cara kerja tulup adalah meniupkan peluru dengan menggunakan bambu kecil dengan tujuan untuk mengenai sasarannya.

Plinteng

senjata tradisional yogyakarta,
Plinteng, Sumber : singkonkeju.blogspot.com/

Senjata tradisional Yogyakarta yang selanjutnya adalah plinteng. Senjata ini memiliki bentuk seperti ketapel.

Pegangan plinteng terbuat dari kayu yang berbentu huruf Y sedangkan untuk talinya terbuat dari karet ban atau juga dapat menggunakan pentil sepeda.

Umumnya senjata ini memang disebut dengan ketapel atau ketepel.

Nah itulah 10 jenis senjata tradisional Yogyakarta yang dapat saya bagikan untuk sobat semua. Jika ada salah kata atau penjelasannya silahkan hubungi saya untuk diperbaiki.

Terima kasih, semoga bermanfaat.

Leave a Reply