Rumah Adat Bangka Belitung (Struktur, Fungsi dan Filosofi)

Rumah Adat Bangka Belitung (Struktur, Fungsi dan Filosofi)

Rumah Adat Bangka Belitung – Hai sobat Vazame, setelah beberapa hari yang lalu sudah membahas mengenai warna. Alhamdulillah pada kesempatan kali ini kita akan membahas mengenai rumah adat lagi.

Setelah sekian lama tidak posting mengenai rumah adat, pada kesempatan kali ini saya akan menyambungnya kembali artikel mengenai rumah adat, terakhir saya nulis rumah adat yaitu mengenai rumah adat jambi. Dan kali ini mari kita bahas mengenai rumah adat Bangka Belitung yang nggak kalah kerennya dengan rumah adat lainnya.

Bangka belitung adalah sebuah provinsi yang berada di Pulau Sumatera. Letaknya berdekatan dengan Sumatera Selatan.

Provinsi Bangka Belitung adalah provinsi yang termasuk dalam 2 pulau terbesar, yaitu pulau Bangka dan Belitung. Didalam pulau Bangka Belitung juga terdapat sekitar 470 pulau kecil yang tersebar dan terpisah satu sama lainnya.

Provinsi Bangka Belitung sendiri baru diresmikan pada tahun 2001. Selain tempat dan lokasinya yang sangat indah, pulau Bangka Belitung juga termasuk penghasil tambang timah paling besar di dunia.

Selain melimpahnya sumber daya alam yang dihasilkannya, pulau Bangka juga kaya akan budayanya yang tetap lestari hingga saat ini, salah satunya adalah rumah adat Bangka Belitung.

Rumah Adat Kepulauan Bangka Belitung

rumah adat kepulauan bangka belitung
sumber : http://aparumah.com

 

Masyarakat asli provinsi Bangka Belitung sendiri tidak dapat dipisahkan dari budaya melayunya. Aneka ragam variasi budaya yang ada begitu kental dengan ciri khas Melayunya, salah satunya rumah adatnya yang bernama rumah panggong.

Nah pada kesempatan kali ini saya akan sedikit mengulas mengenai rumah adat Bangka Belitung ini, mulai dari gaya arsiteknya, struktur hingga fungsi dan ciri khas yang ada pada rumah adat Bangka Belitung ini.

1. Struktur Bangunan Rumah Adat

Sama halnya dengan rumah adat yang ada lainnya. Rumah adat panggung khas provinsi Bangka Belitung ini keseluruhan bahan bangunannya terbuat dari bahan alami kayu.

Termasuk bagian tiang dan dindingnya yang terbuat dari bambu maupun kulit kayu. Sementara atap dari bangunan ini terbuat dari duan rumbia dan ijuk

Rumah adat ini ditopang oleh 9 tiang dengan 1 tiang utama memiliki ukuran yang lebih besar yang berada ditengah bangunannya. Tiang utama diletakkan pertama kali sebelum ke 8 tiang lainnya.

Tiang utama berfungsi untuk menyangga balok kayu tempat diletakkannya papan yang berfungsi sebagai lantai juga kerangka atap pada bagian atasnya.

Dalam adat Melayu Bangka, pemiliki rumah tidak diperbolehkan dalam mencecat maupun memberikan warna pada dinding dan pada bagian rumah lainnya. Sehingga hal ini membuat bangunan rumah Adat Bangka terlihat begitu sederhana.

Namun dengan begitu, justru hal tersebutlah membuatnya memiliki daya tarik tersendiri. Selain itu pada bagian dinding rumah adat ini terdapat beberapa fentilasi udara yang berfungsi untuk mengatur pergantian udara segar yang masuk kedalam rumah.

Pada bagian atap rumah adat ini memiliki bentuk melengkung seperti halnya pelana kudah. Disinyalir rumah adat ini mempunyai desain yakni berupa hasil pembaruan dari desain atap pada rumah tionghoa.

2. Fungsi dari Rumah Adat Kepualaun Bangka Belitung

Pada masa silam, rumah panggong memiliki fungsi sebagai tempat dan hunian masyarakat Bangka Belitung. Untuk menunjang hal tersebut, rumah ini dibagi dalam beberapa bagian, yakni bagian depan sebagai ruangan utama, loss dan bagian dapur.

Ruang depan rumah ini meliputi bagian teras rumah yang dapat kita jumpai setelah menaiki tangga bagian depan. Teras dari rumah ini cukup luas dan dapat digunakan untuk menampung dan menerima tamu, serta sebagai tempat untuk bersantai bareng keluarga.

Pada ruangan utama, kita akan menemukan aneka ragam pernak-pernik perhiasan khas budaya Bangka Belitung. Misalnya senjata tradisional Bangka Belitung, baju adat pengantin, dan aneka perhiasan lainnya.

Dibagian ruangan utama, kita tidak akan menjumpai kursi dan juga meja. Karena ketika mereka sedang menerima tamu, pemiliki rumah akan menghamparkan sebuah tikar untuk para tamu sebagai tempat duduk.

Bagian ruangan utama ini, adalah bagian ruangan yang paling luas dibandingkan ruangan lainnya.

Setelah melewati bagian ruangan utama, kita akan kebagian Loss. Merupakan suatu ruangan yang menjadi pemisah antara ruang utama dan ruang belakang. Pada bagian ruangan ini ada sebuah pintu yang menuju ke arah kamar pemiliki rumah tersebut.

Kemudian ruangan terakhirnya adalah dapur. Pada ruangan inilah aktivitas masak memasak dikerjakan. Didalam ruangan dapur terdapat sebuah menja makan, perlengkapan alat memasak, persediaan makanan dan juga aneka peralatan pertanian yang juga disimpan diruangan dapur ini.

3. Ciri Khas dan Nilai Filosofis yang Terkandung didalamnya

Setelah kita mengetahui lebih jauh mengenai gaya arsitektur dari rumah adat Bangka Belitung, kita bisa mengetahui bahwasanya rumah panggong Bangka Belitung ini mempunyai banyak sekali keunikan.

Keunikan tersebut pada akhirnya menjadi ciri khas dari rumah adat Bangka Belitung ini. Nah berikut adalah beberapa ciri khas yang ada pada bangunan rumah adat Panggong Bangka Belitung:

  1. Sesuai dengan namanya, rumah ini memiliki bentuk panggung, dengan desain bagian atapnya yang memiliki bentuk seperti pelana kuda.
  2. Bagian dindingnya tidak boleh diwarnai atau dicat.
  3. Memiliki beberapa jenis ruangan yang masing-masing memiliki fungsi yang berbeda.
  4. Mempunyai tangga dibagian depan rumahnya, yang berguna sebagai jalan untuk masuk dan naik untuk memasuki rumah.

Rumah Adat Panggung Sebagai Rumah Adat Bangka Belitung

Rumah Adat Panggung
sumber : http://aparumah.com

 

Rumah yang ada di Sumatera memang didominasi arsitektur rumahnya yang berbentuk rumah panggung yang menjadi bangunan utama rumah penghuninya. Begitu juga dengan rumah panggong Bangka Belitung.

Rumah panggong adalah bangunan rumah yang banyak digunakan oleh penduduk masyarakat Bangka. Material bahan pembangunan rumah ini terbuat dari bahan alami kayu, rotan, bambu dan aneka jenis dedaunan.

Ciri khas dari rumah adat panggung ini memiliki bentuk atap yang tinggi dan sedikit miring. Rumah adat panggung ini juga mempunyai jumlah jendela yang banyak.

Rumah ini memiliki beberapa bagian ruangan, yakni ruangan utama, dan ruangan dapur yang menjadi tempat untuk memasak sekaligus sebagai tempat makan.

Ciri khas lainnya adalah, rumah adat ini tidak diperkenankan untuk dicat, sehingga bangunan dari rumah ini memiliki kesan alamiah.

Penutupan

Nah itulah mengenai rumah adat panggung yang dilengkapi dengan ciri khas dan filsofinya yang terkandung dalam rumah adat Bangka Belitung. Seperti halnya rumah adat lainnya yang ada di Indonesia, kebanyakan rumah adat yang ada, semuanya memiliki makna, arti serta filosofi.

Nah setelah membahas mengenai rumah adat Bangka Belitung, mungkin kamu masih ingin membaca mengenai rumah adat lainnya yang ada di Indonesia.

Nah pada blog ini sudah ada beberapa artikel yang membahas mengenai rumah adat, salah satunya adalah rumah adat Bali, yang juga memiliki ciri khas dan keunikannya tersendiri dari pada rumah adat lainnya.

Selain rumah adat Bali ada juga rumah adat Sulawesi Selatan dan rumah adat Sulawesi Barat yang juga dapat kamu baca. Terima kasih semoga bermanfaat.

Reza Ichsani

... Secangkir kopi tidak pernah mengajarkan kejahatan, dia hanya memberikan rasa pahit dan manis, serta sedikit efek samping ...

Leave a Reply

Tutup