Nasehat Bahasa Jawa Tentang Kehidupan dan Artinya (Update 2019)
credit : id.pinterest.com

Nasehat Bahasa Jawa Tentang Kehidupan dan Artinya (Update 2019)

Nasehat bahasa Jawa tentang kehidupan – Ada banyak sekali nasehat bahasa jawa tentang kehidupan yang dapat kita temui dalam kehidupan sehari-hari kita. Selain tentang kehidupan juga terdapat nasehat Jawa tentang cinta, nasehat jawa kuno, jawa kasar, jawa timuran, dan lainnya yang memiliki makna dan arti yang begitu mendalam.

Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki peradaban yang tinggi. Dari peradaban tersebut tentunya akan mempunyai banyak pengalaman yang luas mengenai makna dan juga arti tentang kehidupan.

Salah satu peradaban yang sangat menonjol dari pengalaman tersebut yakni adanya suatu kemampuan dalam melakukan pengolahan kata.

Jawa adalah sebagai pulai dari Negeri Indonesia yang memiliki logat bahasanya yang khas dibandingkan dengan bahasa lainnya yang ada di Nusantara ini. Dalam bahasa Jawa sendiri terkandung banyak sekali makna dan filosofi yang mungkin sebagian orang belum memahaminya.

Hal tersebut dikarenakan saat ini, kebanyakan para orang tua sudah jarang sekali yang mengajarkan bahasa Jawa kepada keturunan mereka, dan lebih cenderung berbicara menggunakan bahasa Nasional Indonesia. Maka sudah wajar jika ada istilah “Wong jowo ora njawani” yang maksudnya adalah orang jawa yang nggak paham dengan bahasa Jawa.

Mungkin sebagian orang menganggap bahwa bahasa Jawa adalah bahasa yang kuno dan sudah ketinggalan jaman, padahal didalamnya ada banyak sekali maksud, kata-kata, arti dan filosofi yang terkandung begitu dalam, kerap kali kita tidak paham betul mengenai hal tersebut.

Bahkan sebenarnya warisan budaya pemikiran orang Jawa dapat memberikan kita wawasan dan kebijaksanaan dalam menjalani kehidupan kita supaya kita senantiasa Eling lan Waspodo yang artinya yakni ingat dan waspada.

Maka dari itu, dengan tujuan untuk tetap menjaga dan melestarikan budaya Jawa yang kini sudah mulai redup dan mulai ditinggalkan, saya ingin berbagi tentang beberapa nasehat bahasa Jawa tentang kehidupan.

Nasehat Bahasa Jawa Dengan Artinya

kata bijak bahasa jawa kuno
credit : pinterest.com

“Sok sopoae bakal duweni roso kurmat marang wong kang tansah katon bingar lan padang polatane.  Nadyan ta wong mau nembe wae nandang susah utowo nemoni pepalang ing panguripane. Kosokbaline, wong kang tansah katon suntrut kerep nggrundel lan grenengan mergo ora ketekan sedyane iku. Cetho bakal kaoncatan kekuatan ing batin lan tenogone. Tangeh lamun etuko pitulungan keporo malah dari sesirikaning mitra karuhe.”

Yang artinya (Siapapun akan memiliki rasa hormat terhadap orang yang selalu terlihat bersuka cita dan terang perangainya. Walaupun orang tersebut baru saja mengalami suatu kesusahan maupun baru mengalami cobaan kehidupan. Sebaliknya, orang yang selalu terlihat susah sering ngomel-ngomel dan mengumpat, karena keinginannya yang tidak tercapai, tentu akan kehilangan kekuatan batin dan kekuatan tenaganya. Jangan berharap untuk bisa mendapatkan sebuah pertolongan justru malah akan dijauhi oleh teman ataupun kerabat.)


“Ora ono penggawean luweh dening mulyo kejobo dedana sing ugo ateges mbyantu nyampeti kekuranganing kebutuhane liyan. Dedono marang sapepodho iku ateges ugo mitulungi awake dewe ngelatih marang roso lilo legowo kang ugo ateges angabekti marang Pengeran Kang Moho Welas Asih. Pancen pengabekti mono wis aran pasrah. Dadi kito ora ngajab marang baline sumbangsih kito. Kabeh iku sing kagungan mung Pengeran Kang Moho Kuwaos. Kito orang wenang ngajab wohing pengabekti kanggo kito dewe. Nindakake kabecikan kanti dedono kita pancen wajib nanging ngunduh wohing kautaman kito ora wenang.”

Yang Artinya (Tidak ada pekerjaan yang lebih mulia selain beramal yang juga dapat diartikan dalam membantu untuk mencukupi kekurangan dan kebutuhan orang lain. Melakukan sedekah terhadap sesama artinya juga membantu diri sendiri dalam melatih rasa tulus dan ikhlas yang juga berarti yaitu berbakti kepada Tuhan Yang Maha Penyayang. Berbakti memang sudah berarti pasrah, jadi jagnan pernah berharap apa yang telah kita sumbangkan bisa kembali. Semua hal tersebut adalah milik Tuhan Yang Maha Kuasa. Kita tidak bisa berharap buahnya persembahan tersebut bagi diri kita sendiri. Berbuat kebaikan dengan melakukan amal hukumnya adalah wajib namun untuk memetik buahnya kita tidak memiliki hak.)


“Siji sijine dalan amrih kaleksanan ing gegayuhan yoiku makarti kang sinartan kapercayaan lan keyakinan, menowo opo kang sinedya mesti dadi. Yen mung kandeg ing gagasan lan kukuhing karep wae tanpo tumandang lan makaryo minongko sarana panebuse wohe yo ora bedo koyo dene wong ngimpi. Cilokone maneh yen selagine nganggit-anggit mau wis keselak ngerakake kanikmatane ing pengangen-angen, wusanane dadi lumuh ing gawe lan wedi ing kewuh.”

Yang artinya (Satu-satunya jalan supaya keinginan kita bisa tercapai adalah dengan bekerja yang diiringi dengan kepercayaan dan juga keyakinan, bahwa apa saja yang diharapkan pasti akan terjadi. Jika hanya berhenti pada gagasan atau suatu ide dan kuatnya keinginan saja tanpa melakukan sebuah tindakan sebagai sarana pengganti, maka hasilnya juga tidak akan berbeda seperti halnya orang yang bermimpi. Celakanya lagi jika hanya mengarang-ngarang yang akhirnya menjadi malas dalam bekerja dan takut merepotkan.)


“Kawruh lan ilmu pengetahuan iku mung biso digayuh lan di kuwasani kanthti laku kang laras karo opo kang diwulangake. Lire ajaran teorine kudu biso dicakake lan di terapake kanggo karaharjaning bebrayan. Wondene lakune mono kudu sinartaan tekad kang gilig lan kekarepan kang tulus lan mantep kinantenan keteguhaning iman kanggo ngadepi sakehing penggudo sarta nyingkiri sikap laku kang sarwa dudu.”

Yang artinya (Ilmu pengetahuan itu cuma bisa diraih dan dikuasai oleh perilaku yang selaras dengan yang diajarkan. Intinya yaitu pelajaran teori harus bisa dilaksanakan dan dipraktekkan demi kemulyaan kehidpan.  Maka dari itu caranya harus dibarengi dengan tekad yang bulat dan juga keinginan yag tulus juga mantap serta dengan dibekali keteguhan iman dalam menghadapi segala jenis godaan serta menyingkirkan sikap perbuatan yang tidak pada tempatnya.)


“Kahanan dunyo iki ora langgeng tansah mobah mosik. Yen siro nemohi ketunggon bondo lan kasinungan pangkat. Ojo bajur rumongso “Sopo siro sopo ingsun” kang tansah ngendelake penguwasane tumindak deksuro marang sepodo-podo. Elingo yen bondo iku gampang sirno. Pangkat biso oncat ing saben wayah”

Yang artinya (Keadaan dunia ini tidak pernah tetap selalu berubah-ubah. Jika kita sedang ditungguhi oleh kekayaan dan pangkat derajat, jangan pernah merasa “siapa kamu saiapa aku” yang selalu menunjukkan kekuasaannya untuk bertindak semaunya pada sesama. Ingatlah bahwa harta itu mudah habis, kedudukan atau pangkat juga bisa lepas sewaktu-waktu.) Untuk lebih lengkapnya bisa dilihat disini.

Kata-Kata Bijak Luhur dari Jawa

pitutur jawa kuno
credit : id.pinterest.com

**Adigang, Adigung, Adiguna,**

artinya : “Jaga kelakuan, jangan sombong dengan kekuatan, kedudukan, ataupun latar belakangmu”

## Maksudnya adalah, kita diharuskan untuk senantiasa untuk menjaga kelakuan kita, bersikap sopan santun kepada setiap orang dan jangan bersifat sombong terhadap orang lain dengan kekuatan atau kekuasaan yang kita miliki.


** Alam iki sejatineng Guru,**

artinya : “Alam merupakan guru sejati”.


**Kawulo mung saderma, mobah mosek kersaning hyang sukmo,**

artinya : “Lakukanlah apa yang kita bisa, setelahnya kita pasrahkan kepada Yang Maha Kuasa”.


**Ala lan becik iku gegandengan, kabeh kuwi kersaning Pengeran,**

artinya : “Kebaikan dan juga kejahatan ada bersama-sama, dan itu semua adalah kehendak dari Tuhan”.


**Natas, nitis, netes,**

artinya : “Dari Tuhan kita ada, bersama dengan Tuhan kita hidup dan bersatu dengan Tuhan kita kembali.”


kata jawa sindiran
credit : id.pinterest.com

**Ambg utomo, andhap asor,**

artinya : “Selalu menjadi yang paling utama, namun selalu rendah hati.”

 


**Rela lan legowo lair trusing batin,**

artinya : “Ikhlas lahir dan batin.”


**Golek sampurnaning urip lahir lan golek kusumpurnaning pati,**

artinya : “Kita bertanggung jawab untuk mencari kesejahteraan hidup, baik didunia ataupun di akhirat.”


**Sabar iku ing aran mustikaning laku,**

artinya : “Bertingkah laku dengan mengedepankan suatu kesabaran di ibaratkan sebuah hal yang begitu indah dalam sebuah kehidupan.”


**Kawulo mung saderma, mobah-mosik kersaning Hyang Sukmo,**

artinya : “Lakukanlah apa yang kita bisa lakukan, setelahnya tpasrahkan kepada Yang Maha Kuasa.”


kata mutiara bahasa jawa tentang ilmu
credit : id.pinterest.com

**Gusti iku cedhak tanpo senggolan, adoh tanpo wangenan,**

artinya : “Tuhan itu begitu dekat, walaupun tubuh kita tidak mampu menyentuhnya dan akal kita tidak mampu menjangkaunya.”


**Manungso mung ngunduh wohing pakarti,**

artinya : “Kehidupan manusia, baik dan buruknya merupakan akibar dari perbuatan manusia itu sendiri.”


**Memayu hayuning pribadi, memayu hayuning keluarga, memayu hayuning sesama, memayu hayuning bawana,**

artinya : “Berbuat baiklah untuk diri sendiri, berbuat baiklah bagi keluarga, berbuat baiklah kepada sesama manusia, berbuat baiklah kepada makhluk hidup dan seluruh dunia.”


**Mohon  mangesthi, mangastuti, marem**

artinya : “Selalu memohon petunjuk Tuhan untuk bisa menyelaraskan antara ucapan dengan perbuatan supaya dapat berguna untuk sesama.”


**Ojo mbedak ake marang sapadha-padha,**

artinya : “Hargailah perbedaan, jangan pernah membeda-bedakan antara sesama manusia.”


nasehat bahasa jawa tentang kehidupan, kata bijak bahasa jawa tentang cinta


**Narimo ing pandum**

artinya : “Menerima segala jenis rintangan dengan hati yang iklas.”


**Yen urip mung isine isih nuruti napsu, sing jenenge mulyo mesti soyo angel ketemu,**

artinya : “Jika hidup masih dipenuhi dengan hawa nafsu demi bersenang-senang, maka yang namanya kemulyaan hidup akan begitu sulit untuk didapatkan.”


**Ora keno nglarani,**

artinya : “Jangan pernah melukai orang lain.”


**Gusti paring dalam kangge wong sing gelem ndalan,**

artinya : “Tuhan akan memberi jalan bagi orang-orang yang mau mengikuti jalan yang benar.”


**Urip kuwi terus melaku, bebarengan karo wektu, sing biso gowo lakumu, supoyo apik nasibmu,**

artinya : “Hidup itu terus berjalan bersamaan dengan waktu yang bisa membawa tingkah lakumu, agar nasibmu menjadi lebih baik.”


nasehat bahasa jawa tentang kehidupan
credit : id.pinterest.com

**Urip kang utomo, mateni kang sempurno,**

artinya : “Apabila selama hidup kita melakukan hal-hal yang baik, maka kita akan menemukan suatu kebahagiaan dikehidupan yang akan datang.”


**Sugih tanpo bondo, digdoyo tanpo aji, nglurung tanpa bolo, menang tanpo ngasorake,**

artinya : “Kaya tanpa harta, hebat tanpa menggunakan senjata, menyerang tanpa pasukan, menang tanpa merendahkan.”


**Pager mangkok luwih kuat tinimbang pager tembok,**

artinya : “Membangun sosialisai yang baik dengan tetangga sekeliling kita menjadi lebih baik dari pada membangun sebuah pagar tembok yang menjulang tinggi.”


**Ajining diri gumatung ing lati, ajining rogo seko busana,**

artinya : “Apabila kita ingin dihargai oleh orang lain, maka terlebih dahulu perhatikanlah cara berbicara kita terhadap orang lain.”


Kata Bijak Bahasa Jawa Kuno

kata bijak bahasa kromo inggil
credit : id.pinterest.com

~Dudu sanak, dudu kadang, yen mati melu kelangan,~

artinya : *Bukan keluarga & bukan saudara, namun jika sudah meninggal ikut merasakan kehilangan.*


~Alam ora biso dilawan, awu sing semebar iku sejatine berkah Gusti kanggo njogo kesuburan bumi Jowo, mulane ayo podo disyukuri wae,~

artinya : *Alam tidak mungkin dapat dilawan, abu yang berterbangan merupakan berkah dari Tuhan yang berguna untuk menjaga kesuburan bumu Jawa. Maka dari itu marilah kita untuk selalu bersyukur.*


~Ojo dadi kacang kang lali karo uripe,~

artinya : *Jangan pernah menjadi orang yag lupa dengan jasa orang lain yang telah membantu kita.*


Kata Bijak Bahasa Jawa Kromo Inggil

kata bijak bahasa jawa tentang cinta
credit : id.pinterest.com

~Pusoko ingkang paling sekti niku sanes tembak, pedhang lan keris, pusoko ingkang paling sekti inggih puniko dumunung ing jati diri,~

artinya : *Pusaka yang paling kuat bukanlah sebuah tombak, pedang ataupun keris. Akan tetapi pusaka yang paling sakti ialah terletak pada jati diri.*


~Ampun mbeda aken marang lintune,~

artinya : *Jangan pernah membeda-bedakan antara sesama manusia.*


~Adigang, adigung, adiguna,~

artinya : *Untuk dapat menjaga kelakuanmu, jangan pernah sekali-kali sombong terhadap kekuatan dan kedudukan yang kamu miliki.*


Nah itulah nasehat bahasa jawa tentang kehidupan yang bisa saya share kepada sobat semua, semoga bisa bermanfaat nasehat bahasa jawa tentang kehidupan ini. Jangan lewatkan juga artikel tentang kata bijak bahasa jawa tentang cinta yang akan segera di update.

Reza Ichsani

... Secangkir kopi tidak pernah mengajarkan kejahatan, dia hanya memberikan rasa pahit dan manis, serta sedikit efek samping ...

Leave a Reply

Tutup
%d bloggers like this: