Lirik Lir Ilir (Penjelasan, Makna, Tangga Nada, Video dan Download MP3)

Lirik Lir Ilir (Penjelasan, Makna, Tangga Nada, Video dan Download MP3)

Lirik lir ilir merupakan tembang yang diciptakan oleh salah satu Walisongo, tepatnya yakni dikarang oleh Sunan Kalijaga yang bertujuan untuk berdakwah dalam menyebarkan agama islam di tanah Jawa.

Sholawat Lir Ilir

Berikut ini adalah video lagu lir ilir yang dibawakan oleh Emha Ainun Najib dilengkapi dengan liriknya.

Download tembang jawa lir ilir (Download)

Lirik Lagu Lir Ilir Versi Jawa (Kyai Kanjeng)

 Lir ilir, tandure wis sumilir
 Tak ijo royo-royo, tak senggo temanten anyar. Cah angon cah angon, penekno blimbing kuwi
 Lunyu-lunyu yo penekno, kanggo mbasuh dodotiro. Dodotiro-dodotiro kumiter bedhah ing pingger
 Dondomono, jlumatono, kanggo sebo mengko sore. Mumpung padang rembulane
 Mumpung jembar kalangane. Yo surak’o.. surak iyo.. Sholatullah salamullah,
 ‘Ala thoha Rosulillah,
 Sholatullah salamullah,
 ‘Ala Yasin habibillah. Tawassalna bi Bismillah,
 Wa bil Haadi Rosulillah,
 Wa Kulli mujahidin lillah,
 Bi Ahlil Badri Ya Allah.

 Ilaahi Sallimi Ummah,
 Minal Aafaati Wannigmah,
 Wa Min Hammin Wa Min Ghummah,
 Bi Ahlil Badri Yaa Allah.

Lagu Lir Ilir Anak

Lagu Anak Lir Ilir mp3 (Download)

Lirik Lagu Lir-Ilir Anak

 Lir ilir – Lir ilir
Tanduri wis sumilir,
Tak ijo, royo royo,
Tak senggoh temanten anyar.**Cah angon – cah angon,
Penekno blimbing kuwi,
Lunyu-lunyu penekno,
kanggo mbasuh dhodo tiro.**Dodo tiro – dodo tiro,
Kumutir bendah ing pinggir,
Dondomono, jumatono,
Kanggo sebo mengko sore.

**

Mumpung padang rembulane,
Mumpung jembar kalangane,
Yo sorak’o sorak,
Yo sorak’o hore.

Tangga Nada Lagu Lir Ilir

tangga nada lagu lir ilir
sumber : mikirbae.com

Penjelasan Lagu Lir Ilir

penjelasan lagu lir ilir

Bagi kita masyarakat Jawa pasti sudah tidak asing lagi dengan lagu yang berjudul lir-ilir ini. Dengan nadanya yang mendayu-dayu namun bersemangat dan maknanya yang begitu dalam.

Penulis dari lagu lir ilir ini adalah salah satu Wali Sanga yakni Sunan Kalijaga, yang merupakan satu-satunya Walisongo yang memiliki keturunan darah Jawa asli.

Sunan Kalijaga merupakan wali yang melakukan dakwah penyebaran agama Islam dengan menggunakan berbagai kesenian budaya di Jawa. Mulai dari menggunakan wayang, lagu dan berbagai jenis kesenian masyarakat Jawa lainnya.

Saat menuliskan lagu, Sunan Kalijaa akan selalu menyelipkan makna dan filosofi kehidupan yang sangat mendalam, salah satunya pada tulisan lagunya yang berjudul lir-ilir ini.

Makna dan Arti Lagu Lir Ilir

makna dan arti lagu lir ilir

Makna yang terkandung didalam lagu lir ilir ini yakni, sebagai umat Islam kita harus bangun.

Bangun dari keterpurukan. Bangun dari sifat malas untuk bisa memperkuat Iman yang sudah ditanamkan oleh Allah didalam diri kita.

Yang dalam hal ini dilambangkan sebagai tanaman yang sudah mulai bersemi yang kemudian menjadi hijau.

Terserah diri kita, mau tetap tidur dan membiarkannya tanaman iman kita tersebut mati atau kita bangkit dan terus berjuang untuk menumbuhkan tanaman tersebut sampai besar dan bisa mendapatkan kebahagiaan seperti halnya bahagianya pengantin baru.

Disini disebutkan sebagai anak gembala, adalah karena oleh Allah kita sudah diberi suatu untuk kita gembala, yakni hati. Mampukah kita menggembalakan hati kita dari dorongan nafsu yang begitu kuatnya?

Sianak gembala tersebut diminta untuk memanjat sebuah pohon belimbing yang buahnya memiliki 5 gerigi. Dalam hal ini buah belimbing disini menggambarkan 5 rukun Islam.

Jadi walaupun licin dan susah kita harus tetap memanjat pohon belimbing tersebut, dalam arti kita harus sekuat tenaga agar bisa menjalankan Rukun Islam walau apapun halangan dan resikonya.

Lalu apakah kegunaannya?
Gunanya yakni untuk mencuci pakaian kita, yakni pakaian taqwa. Pakaian yang dimaksud tersebut adalah pakaian taqwa kita.

Karena sebagai manusia biasa pasti dapat terkoyak dan berlubang disana-sini. Maka dari itulah kita diminta untuk selalu memperbaiki diri dan membenahinya supaya kelak kita siap saat dipanggil menghadap kepada Allah SWT.

Kita diharapkan untuk melakukan hal-hal diatas ketika kita masih dalam keadaan sehat yang dilambangkan dengan terangnya sinar bulan dan juga masih memiliki banyak waktu luang dan ketika ada yang mengingatkan maka jawablah dengan iya.

Nah itulah lirik lagu sholawat lir ilir karya Sunan Kalijaga yang bisa saya bagikan, semoga menuai manfaat. Jangan lewatkan pula lirik sholawat badar dan sholawat Habib Syech terbaru.

Reza Ichsani

... Secangkir kopi tidak pernah mengajarkan kejahatan, dia hanya memberikan rasa pahit dan manis, serta sedikit efek samping ...

Leave a Reply

Tutup
%d bloggers like this: