Kata Kata Fiersa Besari (Bijak, Mutiara, Rindu dan Cinta)

5 min read

Kata Kata Fiersa Besari – Ternyata betul, semakin kita memandang segala sesuatu dengan negatif, semakin dunia memandang kita dengan negatif pula. Semakin kita berbagi kebaikan, semakin banyak pula kebaikan yang kita dapatkan. Teori ini tidak pernah terlalu tua.  Fiersa Besari.

Fiersa Besari adalah salah satu dari banyak penulis yang kini tengah populer. Selain kegiatannya dalam dunia menulis, Fiersa Besari juga termasuk salah satu musisi dan pecinta alam.

Kini Fiersa Besari sudah menerbitkan beberapa karya ciptanya dalam bentuk buku, salah satu buku hasil karyanya ialah berjudul, Catatan Juang, Garis Waktu, Konspirasi Alam Semesta, Arah Langkah dan lainnya.

Selain menerbitkan beberapa karya yang telah dimuatnya dalam bentuk buku, ada banyak sekali pesan yang dapat kita dapatkan dari apa yang di tulisnya didalam karya bukunya.

Nah pada kesempatan kali ini, saya ingin berbagi mengenai kumpulan kata-kata yang merupakan karya dari sosok Fiersa Besari.

Namun sebelumnya, sobat udah tau belum nih dengan Fiersa Besari?, naha kalau belum tahu, silahkan simak Video berikut ini, untuk mengenal sosok Fiersa Besari lebih jauh.


 

Tentang Fiersa Besari

Kumpulan Kata-kata Bijak & Mutiara Fiersa Besari

kata kata bijak fiersa besari

Fiersa Besari merupakan seorang penulis buku dan pegiat alam, yang menuliskan pengalaman dari penggalan kehidupannya dalam sebuah buku berjudul “Garis Waktu”.

Didalam buku tersebut terdapat beberapa kumpulan kata-kata bijak dan mutiara yang bisa kamu jadikan motifasi untuk kehidupan kamu.

Ataupun bisa kamu jadikan sebagai pelajaran dalam kehidupan pribadi kamu. Nah berikut ini adalah beberapa kata-kata bijak, rindu, cinta dan kata-kata mutiara yang sudah saya rangkum dari buku Garis Waktu.

 


** Waktuku kini tak hanya diisi penantian,
ada wajahmu di setiap detiknya.
Jantungku kini tak hanya di isi darah,
ada namamu di setiap detaknya. ~ Fiersa Besari ~ **


** Seseorang yang tepat tak selalu datang tepat waktu.
Kadang ia datang setelah kau lelah disakiti
oleh seseorang yang tidak tahu
cara menghargaimu. ~ Fiersa Besari ~ **


** Hidup adalah serangkaian kebetulan. ‘Kebetulan’ adalah takdir yang menyamar. ~ Fiersa Besari ~ **


** Tidak perlu takut.
Tunjukkan saja warna-warnimu yang sesungguhnya.
Bahkan lukisan terbaik sedunia pun
mempunyai pembenci dan pengkritik. ~ Fiersa Besari ~ **


** Sekuat-kuatnya seseorang memendam,
akan kalah oleh yang menyatakan.
Sehebat-hebatnya seseorang menunggu
akan kalah oleh yang menunjukkan. ~ Fiersa Besari ~ **


** Rasa yang tidak berbatas
takkan mempermasalahkan
ketika tidak berbalas. ~ Fiersa Besari ~ **


** Ada ketulusan yang selalu
datang menyapamu setiap hari.
Kaunya saja yang menolak
untuk melihat dan lebih memilih
untuk menatap ke arah lain. ~ Fiersa Besari ~ **


** Menaruh hati di atas
ketidakpastian sikap
sama saja dengan menaruh
tangan di tangan seseorang
yang sama sekali tidak ingin
menggenggam. ~ Fiersa Besari ~ **


** Nyata yang menyakitkan
jauh lebih baik
dari pada fiksi yang
menyenangkan. ~ Fiersa Besari ~ **


** Akan tiba saatnya
kita temukan alasan paling tepat
untuk berjuang.
Jika telah tiba, genggam erat.
Sesuatu yang istimewa takkan
datang dua kali. ~ Fiersa Besari ~ **


** Tidak perlu bersama selamanya.
Selamanya itu terlalu lama.
Seumur hidup saja.
Untukku, itu sudah lebih dari cukup. ~ Fiersa Besari ~ **


** Usia, jarak, waktu dan kelas sosial
hanyalah angka bagi dua orang
yang saling memperjuangkan satu
sama lain. ~ Fiersa Besari ~ **


** Sebuah kebahagian
tidak perlu di pamerkan kepada dunia. ~ Fiersa Besari ~ **


** Karena… aku menyayangimu
tanpa ‘karena’. ~ Fiersa Besari ~ **


** Pertama,
kau kenal orangnya,
lalu kau kenal sahabatnya.
lalu kau kenal keluarganya,
lalu kau menjadi bagian dari hidupnya.
Indah… ~ Fiersa Besari ~ **


** Tidak ada keluarga yang sempurna.
Tapi, bersyukur lahir di keluarga ini
dari rahim seorang perempuan yang
mengagumkan. ~ Fiersa Besari ~ **


** Aku suka menatap matamu
tanpa berucap.
Rasanya seperti memandang
jutaan cerita
yang pernah dan akan terjadi.
Bersamamu aku siap
melewatinya. ~ Fiersa Besari ~ **


** Jika mereka bertanya padaku
apakah aku menyesal,
jawabanku adalah ‘tidak’.
Berhasil ataupun gagal,
aku bangga hidup atas
keputusan yang kubuat sendiri. ~ Fiersa Besari ~ **


** Ketika kau melakukan usaha mendekati cita-citamu,
diwaktu yang bersamaan cita-citamu juga sedang mendekatimu.
Alam Semesta bekerja seperti itu. ~ Fiersa Besari ~ **


** Jarak hanyalah satu titik kecil tak berarti.
Rindu adalah satu koma yang takkan
menghentikan kalimat tentang kau dan aku. ~ Fiersa Besari ~ **


** Jika saatnya tiba,
sedih akan menjadi tawa,
perih akan menjadi cerita,
kenangan menjadi guru,
rindu akan menjadi temu,
kau dan aku akan menjadi kita. ~ Fiersa Besari ~ **


** Kakimu bisa kau taruh di tempat tertinggi,
tapi apakah hatimu bisa kau taruh di tempat
terendah? ~ Fiersa Besari ~ **


** Perasaanku untukmu tak sebesar bumi atau mentari.
Dia hanya sebesar kedua telapak kakiku.
Tapi, kaki ini rela pergi ke mana pun agar bisa
bersamamu. ~ Fiersa Besari ~ **


** Pelajari sebelum berasumsi.
Dengarkan sebelum memaki.
Mengerti sebelum menghakimi.
Rasakan sebelum menyakiti.
Perjuangkan sebelum pergi. ~ Fiersa Besari ~ **


** Pada sebuah garis waktu yang merangkak maju,
akan ada saatnya kau terluka dan kehilangan pegangan. Yang paling menggiurkan setelahnya
adalah berbaring, menikmati kepedihan dan
membiarkan garis waktu menyeretmu yang
niat tak niat menjalani hidup. Lantas, mau
sampai kapan? Sampai segalanya terlambat
untuk dibenahi? Sampai cahayamu benar-benar
padam? Sadarkah bahwa Tuhan mengujimu
karena Dia percaya dirimu lebih kuat dari yang
kau duga?

Bangkit. Hidup tankkan menunggu. ~ Fiersa Besari ~ **


** Aku, biarlah seperti bumi.
Menopang meski di injak,
memberi meski di hujani,
diam meski di panasi.
Sampai kau sadar,
jika aku hancur…
Kau juga. ~ Fiersa Besari ~ **


** Takkan mulia kau menunggu permintaan maaf.
Takkan hina kau meminta maaf terlebih dahulu. ~ Fiersa Besari ~ **


** Aku tidak tahu cara membencimu dengan baik dan benar,
seperti kau tidak tahu cara menyayangiku
dengan baik dan benar. ~ Fiersa Besari ~ **


** Menangis tidak membuktikan kau lemah,
itu mengindikasikan kau hidup.
Apa yang kau lakukan setelah menangislah
penentu lemah atau tidaknya dirimu. ~ Fiersa Besari ~ **


** Pada sebuah garis waktu yang merangkak maju,
akan ada saatnya kau ingin melompat mundur pada titik-titik kenangan tertentu.
Namun tiada guna,
garis waktu takkan memperlambat gerakannya barang sedetik pun.
Ia hanya mampu maju, dan terus maju.
Dan mau tidak mau,
kita harus ikut terseret dalam alurnya.
Maka, ikhlaskan saja kalau begitu.
Karena sesungguhnya,
yang lebih menyakitkan dari melepaskan sesuatu adalah berpegangan pada sesuatu yang menyakitimu secara perlahan. ~ Fiersa Besari ~ **


** Beberapa orang berhenti menyapa
bukan karena perasaannya berhenti;
melainkan karena telah mencapai titik kesadaran
untuk berhenti disakiti. ~ Fiersa Besari ~ **


** Darimu aku belajar untuk menjadi lebih baik.
Denganmu aku belajar untuk melakukan yang terbaik.
Tanpamu aku belajar untuk memperbaiki. ~ Fiersa Besari ~ **


** Nyatakan perasaan,
hentikan penyesalah,
maafkan kesalahan,
tertawakan kenangan,
kejar impian.

Hidup terlalu singkat
untuk dipakai meratap. ~ Fiersa Besari ~ **


** Ketika kehidupan memberi kita episode terburuknya,
jangan menyerah.
Takkan selamanya kita terlua,
takkan selamanya kita berduka. ~ Fiersa Besari ~ **


** Jika tidak bisa menghapus seseorang dari ingatanmu,
mungkin memang ia digariskan untuk ada disana.
Sudahlah… Manusia akan melupa pada saatnya. ~ Fiersa Besari ~ **


** Kalau saja aku tahu,
waktu itu adalah kali terakhir aku melihatmu,
aku akan mengucapkan hal yang lebih baik. ~ Fiersa Besari ~ **


** Sahabat mencarimu ketika yang lain mencacimu.
Mereka merangkulmu ketika yang lain memukulmu. ~ Fiersa Besari ~ **


** Semua akan berujung pada :
meninggalkan atau ditinggalkan,
menangisi atau ditangisi.
Semoga kita bisa lebih menghargai waktu. ~ Fiersa Besari ~ **


** Tidak ada yang abadi, baik bahagia maupun luka.
Suatu saat kita akan tiba pada titik menertawakan
rasa yang dulu sakit
atau menangis rasa yang dulu indah. ~ Fiersa Besari ~ **


 

Kata Kata Fiersa Besari Tentang Cinta dan Rindu

kata kata fiersa besari tentang cinta

Nah berikut ini adalah beberapa macam kata-kata Fiersa Besar yang membahas mengenai perjalanan menghadi percintaan, dan proses melupakan juga merindukan ketika kadang sudah dalam masa melupakan.

Yah, wajarlah. Hal tersebut memang akan selalu ada pada setiap diri seseorang, tanpa terkecuali, bagi orang yang pernah jatuh dalam cinta. Selengkapnya mengenai kata kata sobat bisa baca di berkata, disana tersedia banyak sekali kumpulan kata-kata yang bisa sobat jadikan quotes.


** Cinta membuatmu bertekuk lutut.
Jika ia merendahkanmu, tinggalkan.
Jika ia rela bertekuk lutut bersamamu,
jangan lepaskan. ~ Fiersa Besari ~ **


** Mencintai sesuatu bukan berarti tidak pernah jenuh.
Mencintai sesuatu berarti bisa menerima konsekuensi
kejenuhan, kemudian lanjut menjalani. ~ Fiersa Besari ~ **


** Jatuh hati tidak pernah bisa memilih.
Tuhan yang memilihkan.
Kita hanyalah korban.
Kecewa adalah konsekuensi,
bahagia adalah bonus. ~ Fiersa Besari ~ **


** JIka kita berjodoh, walaupun hari ini dan di tempat ini tidak bertemu, Kita pasti akan tetap di pertemukan dengan cara yang lain ~ Fiersa Besari ~ **


** Jatuh cinta tidak mengenal ‘tipe’. Kau takkan peduli fisik dan isi kepalanya.
Yang kau tahu hanyalah:
Jantungmu berdebar kencang bila berada didekatnya. ~ Fiersa Besari ~ **


** ‘Perasaan’ laksana hujan;
tak pernah datang dengan maksud yang jahat.
Keadaan dan waktulah
yang membuat kita membenci kedatangannya. ~ Fiersa Besari ~ **


** Menyayangimu sangatlah mudah,
aku bisa melakukannya berulang kali
tanpa pernah merasa bosan.
Yang sulit itu cara menunjukkannya. ~ Fiersa Besari ~ **

** Beberapa orang tinggal dalam hidupnya
agar kau menghargai kenangan.
Beberapa orang tinggal dalam kenangan
agar kau menghargai hidupmu. ~ Fiersa Besari ~ **


** Cinta bukan melepas, tapi merelakan.
Bukan memaksa, tapi memperjuangkan.
Bukan menyerah, tapi mengikhlas.
Bukan merantai, tapi memberi sayap. ~ Fiersa Besari ~ **


** Dulu kita selalu mengucap kata sayang di penghujung malam.
Kini kita tidak lebih dari dua orang asing yang merindukan masa lalu secara diam-diam. ~ Fiersa Besari ~ **


** Pada akhirnya,
jemari akan menemukan genggaman yang tepat,
kepala akan menemukan bahu yang tepat,
hati akan menemukan rumah yang tepat. ~ Fiersa Besari ~ **


Nah itulah beberapa kata-kata Fiersa Besari tentang rindu, cinta, mutiara, dan kata-kata bijak karya Fiersa Besari lainnya. Semoga bisa dijadikan pelajaran dan sebagai bahan motivasi untuk sobat semua.

0

One Reply to “Kata Kata Fiersa Besari (Bijak, Mutiara, Rindu dan Cinta)”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *