Direktur Adalah? Pengertian, Tugas Serta Tanggung Jawabnya

Direktur Adalah? Pengertian, Tugas Serta Tanggung Jawabnya

Direktur atau juga bisa disebut pula dengan dewan direksi, di Indonesia adalah sebuah penyebutan yang umum bagi seorang pemimpin didalam suatu perusahaan dalam Perseroan Terbatas atau biasa di singkat dengan PT.

Untuk memahami apa yang dimaksud dengan direktur, tugas, serta tanggung jawab seorang direktur, bisa dibaca pada penjelasan dibawah ini.

Pengertian Direktur

pengertian direktur
cr: jojonomic.com

Direktur adalah seseorang yang ditunjuk atau dipilih untuk menjadi pemimpin didalam suatu lembaga perusahaan maupun lembaga pemerintah, swasta dan juga pendidikan.

Direktur sendiri dibagi menjadi dua jenis yakni direktur pendidikan dan direktur non pendidikan. Direktur non pendidikan biasanya memimpin sebuah perusahaan yang disebut dengan instansi (PT). Sedangkan direktur pendidikan ialah pimpinan sebuah lembaga pendidikan yang disebut dengan Institusi Pendidikan Politeknik.

Yang dimaksud dengan direktur non-pendidikan ialah seseorang yang mempunyai perushaan maupun orang yang sudah profesional dalam bidangnya, yang kemudian ditunjuk oleh pemiliki usaha untuk memimpin PT yang dimilikinya. Dalam hal ini penyebutan direktur bisa berbeda-beda, ada yang menyebut dewan manajer, dewan gubernur, maupun dewan eksekutif.

Sedangkan direktur pendidikan adalah seorang direktur yang diberikan sebuah amanah kepemimpinan terhadap sebuah akademisi yang pemilihannya dilakukan oleh pihak yayasan perguruan tinggi agar menjadi seorang pemimpin dalam lingkungan politeknik swasta. Selain dipilih oleh sebuah yayasan biasanya direktur pendidikan juga langsung dilantik oleh Kementerian Indonesia yang memiliki pendidikan tinggi untuk memimpin pada sebuah politeknik negeri.

Tugas Direktur

tugas direktur
cr: jojonomic.com

Pada umumnya seorang direktur memiliki tugas antara lain adalah sebagai berikut:

  1. Melaksanakan suatu kepemimpinan didalam sebuah perusahaan dengan mempublikasikan suatu kebijkan untuk perusahaan atau instansi yang ia pimpin.
  2. Memilih , menetapkan dan juga mengawasi tugas para karyawan, manajer dan juga wakil direktur itu sendiri.
  3. Menyetujui terhadap anggaran tahunan yang dikeluarkan oleh institusi atau suatu perusahaan yang ia pimpin.
  4. Melakukan penyampaian laporan atas kinerja saham atau institusi yang dipimpinnya kepada pemegang saham dari perusahaan yang dipimpinnya.

Tanggung jawab seorang direktur terhadap pihak ketiga dan hukum biasanya ditentukan dari jenis perusahaan yang didirikannya.

Tugas dan kewenangan seorang direktur terbagi menjadi dua yakni Eksternal dan Internal.

Eksternal

  • Menjadi wakil suatu perusahaan dalam melakukan sebuah sinergi atau kerjasama dengan sebuah lembaga perusahaan pemerintah, swasta maupun dengan lembaga pendidikan politeknik dalam skala nasional maupun internasional.
  • Mewakili suatu perkara dalam sebuah pengadilan atau hukum yang berada didalam lingkungan perusahaan, baik pemerintah, swasta ataupun lembaga pendidikan politeknik, baik dalam skala nasional ataupun internasional.

Internal

  • Melakukan tugasnya dalam mengurus dan mengelola suatu kepentingan perusahaan pemerintah, swasta ataupun lembaga pendidikan politeknik sesuai dengan maksud dan tujuan yang sesuai dengan kebijakan yang ada.
  • Melakukan kepengurusan dengan baik sesuai dengan kebijakan yang tepat, yang telah ditentukan didalam suatu UU Perseroaan Terbatas (PT) dan anggaran dasar dalam lingkungan lembaga tersebut.

Tugas Direktur Secara Umum

Menjadi seorang direktur bukanlah suatu pekerjaan yang mudah untuk dilakukan. Terdapat banyak sekali hal yang harus dilakukan oleh seorang direktur untuk menyetir perusahaannya. Salah satu tugas yang dibebankan terhadap seorang direktur diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Melakukan Implementasi Terhadap Visi dan Misi Suatu Perusahaan

Tugas utama dari seorang direktur adalah melakukan implementasi dan mengorganisisr visi dan misi dari perusahaan yang dipimpinnya.

Setiap visi, misi dan tujuannya harus dapat disampaikan dengan baik terhadap para karyawannya. Seorang direktur juga harus dapat menjamin karyawannya dapat memahami dari visi, misi serta tujuan dari perusahaan yang dipimpinnya.

Sehingga dalam hal ini seorang direktur juga harus mampu melakukan komunikasi yang baik dan intens dengan para karyawan diperusahaannya.

  1. Melakukan Penyusunan Terhadap Strategi Bisnis Perusahaan Yang di Pimpinnya

Seorang direktur juga dituntut untuk memiliki kemampuan dalam menyusun sebuah strategi bisnis serta melakukan sebuah rencana kedepan untuk perusahaan tersebut.

Dalam melakukan penysusunan strategi ini seorang direktur tidak melakukannya seorang diri, akan tetapi didampingi oleh timnya yang ada didalam perusahaan yang dipimpinnya tersebut.

Hal tersebut dilakukan karena strategi yang dibuat tidak hanya untuk perusahaan tersebut melain juga untuk divisi yang ada didalamnya, sehingga dibutuhkan peran seluruh anggota dari berbagai divisi untuk melakukan penyusunan suatu strategi bisnis.

  1. Melakukan Evaluasi Terhadap Perusahaan Yang Disetirnya

Tugas ketiga dari seorang direktur ialah melakukan evaluasi secara rutin terhadap perusahaannya. Direktur dituntuk agar dapat melihat kondisi perusahaannya, mengetahui kekurangan serta apa saja yang dibutuhkan oleh perusahaan tersebut.

Kemudian melakukan evaluasi terhadap apa aja yang sudah dicapai dan apa saja yang menjadi kekurangan terhadap perusahaannya. Supaya perusahaan yang dipegangnya suat saat menjadi perusahaan yang besar dan mampu bersaing dengan lainnya.

  1. Melakukan Rapat atau Meeting

Hal yang tidak kalah penting didalam sebuah perusahaan adalah melakukan rapat atau meeting. Dalam kegiatan rapat atau meeting seorang direktur akan bertemu langsung dengan berbagai divisi yang ada dalam perusahaan yang dipegangnya.

Dengan rapat dan meeting yang dilakukan ini, seorang direktur dapat melakukan evaluasi dan melakukan penyusunan sebuah strategi perusahaannya.

Dalam kegiatan rapat ataupun meeting, seorang direktur harus mampu menyampaikan gagasannya serta dapat memberikan arahan kepada semua pihak yang terdapat didalam perusahaannya.

  1. Menunjuk Orang Yang Memiliki Kemampuan Untuk memimpin

Selain menjadi seorang pemimpin, seorang direktur juga memiliki tugas menunjuk seseorang untuk memimpin sebuah divisi yang ada didalam perusahaannya. Mereka yang ditunjuk akan menjadi pembantu dari tugas yang dipegang oleh seorang direktur dalam melakukan pengawasan terhadap berjalannya suatu perusahaan.

  1. Melakukan Pengawasan Terhadap Situasi Bisnis Yang Berjalan di Perusahaannya

Pengawasan situasi bisnis yang terjadi juga perlu diawasi oleh seorang direktur. Baik dalam situasi internal dan eksternal.

Seorang direktur diharuskan mampu mengambil sebuah keputusan ketika perusahaan tersebut membutuhkannya. Sehingga dalam hal ini direktur dituntut agar mampu mengikuti segala situasi yang terjadi didalam perusahaannya.

Tugas Direktur Secara Khusus

Tugas direktur secara khusus dapat dilihat dari posisi mereka didalam sebuah perusahaan yang dipimpinnya.

Direktur Utama

Secara khusus, tugas dari direktur utama ialah bertugas sebagai koordinator, komunikator, mengambil suatu keputusan, mengelola dan sekaligus sebagai seorang eksekutor didalam perusahaannya.

Berikut ini adalah tugas direktur utama didalam perusahaannya:

  1. Sebagai seorang pemimpin serta memiliki tanggung jawab dalam menjalankan perusahaannya
  2. Menentukan, merumuskan serta memutuskan suatu kebijakan yang ada didalam perusahaan
  3. Merencanakan dan mengembangkan serta melakukan pengelolaan terhadap sumber pendapatan dan pembelanjaan harta miliki perusahaan
  4. Melakukan penyusunan serta menetapkan berbagai macam strategi demi mencapai visi dan misi sebuah perusahaan
  5. Mengkoordinasi serta melakukan pengawasan terhadap segala kegiatan yang ada didalam perusahaan, hal tersebut dapat meliputi administrasi, kepegawaian hingga pengadaan barang
  6. Melakukan pengangkatan serta memberhentikan karyawan disebuah perusahaan
  7. Menjadi seorang wakil yang mewakili perusahaan, yang berhubungan dengan dunia diluar perusahaan tersebut.

Direktur Operasional

Direktur operasional merupakan seorang yang mempunyai tanggung jawab atas segala kegiatan operasional yang terjadi didalam sebuah perusahaan. Cakupan tanggung jawabnya meliputi proses perencanaan hingga pada pelaksanaan operasional perusahaan.

Berikut ini adalah beberapa tugas yang dibebankan pada direktur operasional:

  1. Membantu tugas-tugas yang dikerjakan oleh direktur utama
  2. Bertanggung jawab atas seluruh proses operasional, produksi, proyek sampai pada kualitas hasil dari produksi suatu perusahaan
  3. Memiliki tanggung jawab atas pengembangan kualitas produk ataupun kualitas karyawan yang terlibat
  4. Melakukan penyusunan strategi untuk memenuhi target perusahaan, serta melakukan pencapaian terhadap target tersebut
  5. Melakukan pengecekan serta melakukan pengawasan dan menentukan semua hal yang dibutuhkan dalam proses operasional perusahaan
  6. Melakukan perencanaan, penentuan, pengawasan serta mengambil keputusan terhadap koordinasi keuangan untuk kebutuhan yang diperlukan oleh perusahaan
  7. Melakukan pengawasan kepada seluruh karyawan serta memastikan bahwa seluruh karyawan menjalankan tugas sesuai dengan yang tugasnya masing-masing
  8. Membuat sebuah laporan kegiatan untuk dijadikan laporan kepada direktur utama

Direktur Keuangan

Direktur keungan memiliki tugas yang tidak jauh berbeda dengan direktur yang lainnya. Namun lungkup kerjanya hanya meliputi seputar keuangan saja. Berikut ini adalah tugas yang dikerjakan oleh direktur keuangan:

  1. Bertanggung jawab atas kinerja keuangan didalam sebuah perusahaan
  2. Bertanggung jawab dalam melakukan pembuatan laporan keuangan dari perusahaan tersebut
  3. Melakukan pengawasan laporan keuangan yang berputar didalam perusahaan
  4. Melakukan penyusunan strategi serta meningkatkan pertumbuhan keuangan pada sebuah perusahaan
  5. Meminimalisir terjadinya kerugian terhadap keuangan perusahaan
  6. Selalu mencari peluang dengan jeli demi kemajuan keuangan perusahaan tersebut

Pada umumnya setiap perusahaan memiliki jabatan direktur yang berbeda-beda. Mungkin didalam sebuah perusahaan tidak hanya memiliki tiga direktur seperti yang telah disebutkan diatas. Beberapa perusahaan ada yang memiliki direktur personalis, pemasaran, hingga direktur teknik.

Masing-masing direktur juga memiliki tugas dan tanggung jawabnya masing-masing. Nah secara umum tanggung jawab yang dimiliki oleh seorang direktur akan dijelaskan pada penjelasan berikut ini.

Tanggung Jawab Direktur

tanggng jawab direktur
cr: jamberita.com

Seroang direktur memiliki tanggung jawa atas suatu kerugian yang disebabkan oleh kelalaian direktur itu sendiri, yang dalam hal ini terjadi akibat seorang direktur tidak melaksanakan tanggung jawab kepengurusannya sesuai dengan maksud dan tujuan atas suatu anggaran yang terjadi.

Dalam UU No. 40 Tahun 2007 Mengenai Perseroan Terbatas dan Kerugian yang dialami oleh PT, maka direktur akan dimintai sebuah pertanggung jawaban, baik pertanggung jawaban secara perdata maupun secara pidana.

Sedangkan apabila kerugian yang dialami oleh sebuah PT yang dikarenakan oleh kerugian bisnis dan direktur pada PT tersebut telah melaksanakan tugasnya dengan baik dan benar sesuai dengan maksud dan tujuan PT-nya. Maka seorang direktur dalam hal ini tidak dapat disalahkan atas kerugian yang terjadi didalam PT tersebut, hal tersebut dianggap karena sudah sesuai dengan prosedur dan aturan yang masih berlaku.

Sumber Referensi:

  1. [Pengertian Direktur] https://id.wikipedia.org/wiki/Direktur
  2. [Tugas Direktur] https://jojonomic.com/blog/tugas-direktur/

 

vaza me

Namaku adalah...

Leave a Reply

Tutup
%d bloggers like this: