Pengertian dan Contoh Penulisan Metode Ilmiah

Contoh Metode Ilmiah – Metode ilmiah merupakan sebuah cara metodologi teknik keilmuan yang bertujuan dalam mencari dan memperbarui aneka pengetahuan baru dengan cara menginvestigasi pada sebuah kejadian atau sebuah fenomena.

Sebuah metode yang dipakai dalam mencari sebuah ilmu pengetahuan yang baru bisa disebut dengan pengetahuan ilmiah. Apabila mengaitkan metode inkuiri yang bertumpu terhadap pengamatan rigor pada bukti empiris atau data dapat diukur dengan prinsip penalaran yang aktual.

Eskperimen bagaikan sebuah prosedur ilmiah yang harus dilakukan guna menguji sebuah hipotesis atau eksplanasi awal dari sebuah masalah yang ada. Oleh karena itu eksperimen dianggap sangat penting sebagai piranti utama dalam sebuah metode ilmiah.

Langkah-Langkah Contoh Menulis Sebuah Metode Ilmiah

langkah langkah menulis contoh metode ilmiah
arenastatistics.wordpress.com

Dalam menulis sebuah contoh metode ilmiah, terdapat beberapa langkah-langkah yang perlu dikerjakan. Hal ini perlu dilakukan guna mempermudah dalam memecahkan sebuah masalah ilmiah.

Langkah atau prosedur dalam menulis sebuah metode ilmiah ini juga perlu dikerjakan dengan cara yang terarah dan berurutan. Sehingga akan menghasilkan sebuah tulisan metode ilmiah yang mudah dipahami dan dimengerti bagi orang lain yang ingin memperlajarinya.

Nah berikut ini adalah runtutan cara yang harus dikerjakan dalam sebuah tulisan metode ilmiah :

1 Formulasi Masalah (Merumuskan sebuah masalah)

merumuskan sebuah masalah, contoh metode ilmiah
moondoggiesmusic.com

Step pertama kali yang perlu dikerjakan dalam menulis sebuah contoh metode ilmiah ialah dengan merumuskan sebuah masalah. Pada step ini kita dapat melacak sebuah jawaban dari masalah yang sedang kita alami atau temui.

Dalam merumuskan sebuah masalah, maka kita perlu menggunakan sebuah pertanyaan berupa 5W 1H.

Dalam kasus ini kita akan mengambil contoh dengan melakukan penelitian metode ilmiah biologi dengan penelitian yang berjudul “Pengaruh Cahaya Matahari Terhadap Pertumbuhan Kedelai”.

Dengan contoh judul diatas, maka kita dapat menuliskan sebuah rumusan masalah seperti pertanyaan berikut ini :

  1. Apakah cahaya matahari bisa mempengaruhi laju perkembangan dan pertumbuhan terhadap tanaman kedelai?
  2. Mengapa cahaya matahari tersebut bisa berpengaruh terhadap laju perkembangan tumbuhan kedelai tersebut?
  3. Bagaimanakan cahaya matahari tersebut bisa berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman kedelai?

Dari rumusan permasalahan tersebut, nantinya kita akan mendapatkan tujuan dari penelitian yang akan dikerjakan.

Pada contoh kasus diatas, kita bisa tahu tujuan penelitiannya ialah untuk mengetahui dampak cahaya yang dipancarkan matahari terhadap laju pertkembangan tumbuhan pada kedelai.

2 Melakukan Observasi

contoh metode ilmiah, observasi
kalimat.id

Sesudah menuliskan sebuah rumusan masalah terhadap objek yang akan diteliti, maka langkah selanjutnya yang harus diselesaikan adalah melakuan sebuah observasi.

Dalam melakukan observasi ini, maka kita akan melakukan proses pengumpulan data, baik itu berupa data baru maupun data-data yang sudah ada dan ditemukan dalam penelitian sebelumnya.

Dalam melakukan sebuah observasi, tentu penelitian yang akan kita lakukan berhubungan dengan objek yang akan kita teliti. Misalnya pada rumusan masalah kita akan meneliti pengaruh cahaya matahari terhadap laju perkembangan tanaman kedelai.

Maka dilangkah ini kita akan melakukan dan mengamati objek “Kedelai” tersebut untuk diteliti, sehingga dengan langkah ini maka kita akan mendapatkan sebuah dasar teori dari penelitian metode ilmiah yang kita kerjakan.

Setelah melakukan langkah observasi ini, maka kita akan melanjutkan kepada step berikutnya, yaitu, melakukan hipotesis.

3 Melakukan Hipotesis

contoh metode ilmiah, hipotesis
bagi-in.com

Hipotesis dalam pengertian sederhananya dapat diartikan sebagai dugaan sementara. Apabila di artikean secara bebas, hipotesis memiliki arti “Sebuah pendapat yang nilai kebenarannya belum sepenuhnya bisa dipercaya atau masih diragukan”.

Dalam melakukan penulisan metode ilmiah, kita juga perlu melakukan hipotesis ini, guna untuk mengetahui kebenaran dalam penelitian yang sedang kita lakukan.

Nah untuk dapat menentukan kebenaran terhadap sebuah pendapat yang masih diragukan tersebut, maka kita perlu menguji dan membuktikan kebenarannya.

Setelah sebelumnya kita melakukan observasi terhadap objek penelitian kita, dan memperoleh sebuah data dari langkah observasi yang kita lakukan tadi. Maka langkah selanjutnya adalah kita akan membuat sebuah “Dugaan Sementara” terhadap sebuah masalah yang sedang kita teliti. Dugaan sementara inilah yang disebut dengan hipotesis.

Nah jika kita telah melakukan sebuah hipotesis, maka langkah selanjutnya yang harus kita lakukan ialah membuat sebuah experimen.

4 Melakukan Eksperimen

contoh metode ilmiah, melakukan eksperimen
cdn.idntimes.com

Eksperimen atau yang biasa disebut dengan percobaan merupakan sebuah tindakan atau pengamatan yang memiliki tujuan untuk meneliti atau mengecek sebuah hipotesis atau untuk mengenali sebuah hubungan sebab akibat antara gejala.

Pada step ini, kita akan membuat sebuah eksperimen yang bertujuan untuk menguji sebuah hipotesis yang telah ada atau yang kita buat sebelumnya.

Untuk melakukan sebuah eksperimen, kita dapat melakukan sebuah penyelidikan atau percobaan yang bisa kita lakukan di sebuah laboratorium atau diluar laboratorium. Yakni mengamati sebuah kejadian secara langsung di kehidupan sekitar.

Eksperimen ini bergantung terhadap prediksi yang akan kita buat, ada beberapa jenis eksperimen yang dapat kita lakukan.

Salah satunya adalah melakukan eksperimen di dalam laboratorium yang berupa eksperimen klasik atau biasa disebut dengan ekskavasi arkeologis.

Dalam melakukan sebuah eksperimen, pencatatan yang detail dan runtun sangatlah penting guna membantu hasil dari laporan hasil eksperimen yang dilakukan, dan juga untuk memberikan sebuah bukti efektivitas dan keutuhan dari prosedur yang telah di kerjakan.

Selain melakukan sebuah eksperimen, pada step ini kita juga akan melakukan sebuah analisa. Nantinya hasil dari analisa yang kita lakukan ini akan kita bandingkan dengan data hasil dari percobaan yang sudah pernah dilakukan sebelumnya dengan data baru yang kita lakukan saat melakukan eksperimen.

Setelah langkah ini terlewati, maka kita akan berlanjut pada step berikutnya yaitu menarik sebuah kesimpulan.

5 Menarik Sebuah Kesimpulan

contoh metode ilmiah, menarik kesimpulan
indonesiapintar.id

Step terakhir dalam menulis sebuah metode ilmiah ialah menarik sebuah kesimpulan dari beberapa langkah yang telah dikerjakan sebelumnya.

Dari kesimpulan ini kita bisa menemukan dan menyimpulkan output atau hasil dari observasi maupun dari sebuah eksperimen yang telah dilakukan sebelumnya. Tujuan dari menarik kesimpulan ini ialah untuk menyatakan benar atau tidaknya sebuah hipotesis yang dilakukan sebelumnya.

Dengan begitu kita bisa tahu, apakah hipotesis yang kita gunakan tadi sudah benar atau masih kurang tepat alias salah.

Melakukan Sebuah Evaluasi dan Pengulangan

contoh metode ilmiah, melakukan evaluasi
http://kinibisa.com

Metode ilmiah adalah sebuah metode yang iteratif atau berulang. Pada setiap langkah manapun yang ditempuh, agaknya seorang ilmuan akan melakukan pengulangan langkah yang lebih dini karena beberapa pertimbangan.

Ketidakberhasilan dalam membentuk sebuah hipotesis dalam memberikan sebuah perkiraan yang menarik. Hal ini bisa membuat para ilmuan untuk mempertimbangkan lagi hipotesis yang telah dilalui.

Bahkan ilmuan atau para peniliti juga bisa melakukan penelitian mereka sendiri dan bebas dalam menentukan sendiri dari langkah mana mereka akan memulai meneliti dan mengulang sebuah hipotesis.

Para peneliti juga bisa menggunakan karakterisasi hipotesis yang pernah dibuat dan mendedukasikan prediksi sendiri.

Penutup

Nah itulah langkah-langkah dan contoh dalam menulis sebuah karya metode ilmiah yang bisa saya bagikan, semoga bermanfaat. Terima kasih

Leave a Comment