Contoh Jurnal Khusus, Pengertian, Macam dan Fungsi (Terbaru 2019)
jagoteknologi.com

Contoh Jurnal Khusus, Pengertian, Macam dan Fungsi (Terbaru 2019)

Contoh Jurnal Khusus – Dalam sebuah proses pencatatan sebuah transaksi suatu perusahaan biasanya digunakan sebuah jurnal umum.

Namun pada perusahaan yang memiliki skala besar dengan jumlah transaksi yang juga banyak dan beragam, maka proses pencatatan tidak bisa jika hanya memakai jurnal umum yang hanya dikerjakan oleh seorang saja.

Maka dari itu dibuatlah dengan menggunakan jurnal khusus guna memudahkan pencatatan dalam sebuah transaksi yang terjadi dan untuk mencari data transaksi yang sesuai apabila diperlukan.

Nah berikut ini adalah beberapa macam contoh jurnal khusus yang bisa saya bagikan. Namun sebelum berlanjut ada baiknya kita untuk memahami terlebih dahulu dengan detail apa sih yang dimaksud dengan jurnal khusus?

Berikut adalah penggertiannya.

Pengertian Jurnal Khusus

contoh jurnal khusus perusahaan dagang
akuntanonline.com

Jurnal khusus merupakan sebuah jurnal yang dirancang dan dibuat dengan cara yang khusus guna untuk melakukan pencatatan sebuah transaksai yang bersifat sama dan sering terjadi secara berulang kali pada suatu perusahaan.

Pengertian jurnal khusus menurut para ahli ialah:

Jurnal khusus ialah sebuah jurnal multikolom yang dipakai dalam mencatat suatu transaksi yang bersifat rutin.

Fungsi dari jurnal khusus sendiria adalah untuk menciptakan pencatatan yang efektif atas segala bentuk transaksasi yang terjadi.

Macam – Macam Jurnal Khusus Lengkap dengan Fungsi

contoh jurnal khusus perusahaan jasa
paper.id

Nah bagi yang sudah memahami ataupun yang belum memahami, untuk dapat lebih mengerti dan memahami, berikut ini akan diberi contoh macam-macam mengenai jurnal khusus yang dilengkapi dengan fungsi dan penjelasannya.

Pada umumnya jurnal khusus yang sering dipakai oleh berbagai perusahaan besar ialah terdiri dari 4 macam

Berikut ini adalah macam-macam jurnal khusus beserta dengan fungsinya:

  1. Jurnal pengeluaran atau cash payment, adalah jenis jurnal yang dipakai dalam melakukan pencatanan suatu transaksi pengeluaran perusahaan secara cash.
  2. Jurnal pembelian atau purchase jurnal, adalah jenis jurnal yang dipakai dalam melakukan pencatatan suatu transaksi pembelian secara kredit.
  3. Jurnal penerimaan cash atau cash receipt jurnal, jenis jurnal ini memiliki fungsi untuk melakukan suatu pencatatan transaksi penerimaan secara cash, dan
  4. Jurnal penjualan atau sales jurnal, ialah jenis jurnal yang memiliki fungsi sebagai catatan suatu transaksi penjualan dalam bentuk kredit

Selain dari keempat jenis jurnal khusus diatas, perusahaan dagang tetap wajib mempunyai catatan jurnal umum. Hal tersebut guna untuk melakukan pencatatan jumlah transaksi yang tidak dapat dicatat kedalam sebuah jurnal khusus yang tersedia.

Lalu apakah yang membedakan antara jurnal umum dengan jurnal khusus? jurnal umum memiliki fungsi yakni untuk melakukan pencatatan suatu transaksi yang jenis transaksinya berbeda dengan jenis transaksi diatas.

Untuk lebih jelasnya mengenai empat macam jenis jurnal khusus diatas akan dijelaskan kembali dibawah ini, lengkap dengan contohnya:

1 Jurnal Pengeluaran (Cash Payment)

Jurnal khusus ini biasanya dipakau dalam melakukan proses pencatatan semua jenis transaksi yang memiliki hubungan dengan pengeluaran uang suatu perusahaan.

Transaksi yang termasuk dalam jurnal pengeluaran kas ialah sebagai berikut :

  • Pembelian yang dilakukan secara tunai
  • Pembayaran ataupun pelunasan sebuah utang dagang
  • Return penjualan
  • Pembayaran beban perusahaan
  • Pengambilan uang tunai (pribadi)

Format bentuk dari jurnal pengeluaran kas adalah sebagai berikut:

contoh jurnal pengeluaran kas

2 Jurnal Pembelian atau Purchase Jurnal

Jurnal pembelian biasanya dipakai dalam mencatat seluruh jenis transaksi pembelian yang dilakukan secara kredit, baik itu beruapa pembelian suatu barang dagang maupun bukan barang dagang.

Jenis transaksi yang digunakan dalam jurnal pembelian meliputi hal dibawah ini :

  • Pembelian sebuah barang dagang yang dilakukan secara kredit
  • Pembelian suatu perlengkapan, peralatan perusahaan, dan aktiva lainnya yang dilakukan secara kredit.

Berikut ini merupakan contoh bentuk jurnal pembelian :

bentuk jurnal pembelian

3 Jurnal Penerimaan Cash atau Cash Receipt Jurnal

Jurnal penerimaan kas merupakan jenis jurnal yang dipakai dalam melakukan pencatatan seluruh jenis transaksi yang berhubungan dengan penerimaan uang tunai.

Didalam sebuah jurnal penerimaan kas, terdapat beberapa jenis transaksai yang dicatat didalamnya.

Berikut ini adalah jenis transaksinya:

  • Pencatatan penjualan secara tunai
  • Pencatatan penerimaan pelunasan sebuah piutang
  • Return pembelian yang dilakukan secara tunai
  • Pencatatan penerimaan suatu pendapatan

Contoh bentuk jurnal penerimaan cash

bentuk jurnal penjualan

4 Jurnal Penjualan atau Sales Jurnal

Sales jurnal digunakan untuk mencatat semua transaksi yang berhubungan dengan penjualan barang dagangan yang dilakukan secara kredit.

Berikut ini adalah contoh bentuk jurnal penjualan :

bentuk jurnal penjualan

Manfaat Jurnal Khusus

Berikut ini adalah beberapa manfaat dari jurnal khusus yang perlu di diketahui:

Untuk Memudahkan dalam Melakukan Pencatatan dengan Otomatis

Transaksi keuangan yang terjadi dalam suatu perusahaan bisa dicatat dan juga dikelompokkan dalam jurnal khusus dengan berdasarkan pada jenis transaksinya.

Hal tersebut dapat menjadikan setiap laporan keuangan yang ditulis menjadi lebih sistematis dan lebih efisien.

Untuk Mempercepat Proses Transaksi Data

Dengan mengelompokkam data transaksi yang ada, maka hal ini dapat mempercepat pemrosesan laporan keuangan.

Misalnya, apabila terdapat 50 kali jenis transaksi, maka pada jurnal umum akan tetap dicatat dan dikelompokkan sebanyak 50 kali.

Sedangkan pada jurnal khusus, pencatatan hanya perlu mengelompokkan datanya saja yang berdasarkan jenis akun.

Untuk Menyajikan Data Agar Lebih Cepat dan Jelas

Didalam jurnal khusus berisi data jenis transaksi keuangan yang sejenis. Misalnya seperti dalam melakukan pembelian barang dagangan atau menerima kas perusahaan.

Maka dari itu data keuangan bisa disajikan dengan lebih cepat dan lebih jelas apabila berdasarkan dari pengelompokan data tersebut.

Untuk Mempermudah Proses Posting ke Dalam Buku Besar

Dengan adanya jurnal khusus ini, maka proses posting kedalam buku besar bisa dikerjakan dengan berkala dan juga lebih praktis dan lebih mudah.

Hal tersebut dikarenakan di dalam jurnal khusus semua jenis transaksi dibukukan dengan akun yang sama.

Sehingga posting keuangan ke dalam buku besar dapat dikerjakan dalam waktu bersamaan berdasar dengan jenis akunnya.

Untuk Mempermudah Pemeriksaan Secara Berkala

Dalam hal ini pemeriksaan kembali biasanya terjadi secara berkala pada suatu perusahaan, baik itu secara internal ataupun secara eksternal yang dilakukan oleh auditor publik.

Dengan adanya jurnal khusus maka transaksi keuangan yang sejenis yang sudah banyak tercatat dalam perusahaan dapat dibukukan dengan ringkas dan praktis dalam jurnal khusus, sehingga memberikan kemudahan untuk auditor internal ataupun eksternal dalam melakukan pemeriksaan.

Dengan menggunakan jurnal khusus dalam membuat laporan keuangan perusahaan. Maka hal tersebut dapat mempermudah  dan lebih efisien dalam melakukan pencatatan keuangan suatu perusahaan.

Kemudahan pencatatan yang dilakukan didalam jurnal khusus sama halnya dengan melakukan pencatatan yang dikerjakan dengan menggunakan bantuan sofware akuntansi.

Dengan menggunakan software akuntansi maka pencatatan dapat dilakukan dengan lebih mudah. Keamanan yang ada juga sangat bagus jika menggunakan software akuntansi.

Penutupan

Nah itulah penjelasan lengkap mengenai pengertian jurnal khusus, macam-macam jurnal khusus, fungsi dari jurnal khusus, dan penjelasannya secara singkat dan jelas.

Semoga dapat bermanfaat, dan terima kasih atas kunjungannya. Apabila masih belum paham bisa dibaca lagi ya agar lebih mudah dalam memahaminya

vaza me

Namaku adalah...

Leave a Reply

Tutup
%d bloggers like this: