Contoh Buku Besar (Pengertian, Fungsi, Contoh Soal Terbaru 2019)

3 min read

contoh buku besar

Jika beberapa hari yang lalu sudah dibahas mengenai pengertian dan contoh jurnal umum, pada kesempatan kali ini saya akan berbagi tentang contoh buku besar.

Apa sih buku besar itu? bagi sobat yang bergelut didunia akuntansi atau yang bekerja sebagai akuntan, pasti kata-kata tersebut sudah nggak asing lagi.

Namun bagi sobat yang masih awam mungkin masih bingung, apasih buku besar itu, dan bagaimana cara membuatnya?

Nah pada kesempatan kali ini saya akan berbagi beberapa contoh mengenai buku besar, berikut ini pembahasannya:

Pengertian Buku Besar

Membuat buku besar adalah sesuatu yang penting didalam proses akuntansi. Sebelum kita membuat buku besar akuntansi akan lebih baik apabila kita memahami terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan buku besar.

Buku besar merupakan kumpulan akun-akun yang dipakai dalam meringkas sebuah transaksi yang sebelumnya sudah dicatat dalam sebuah jurnal.

Buku besar juga dapat diartikan sebagai tahapan pencatatan terakhir dalam sebuah akuntansi yang menampung berbagai ringkasan data yang telah dikelompokkan yang berasal dari jurnal.

Akun pada buku besar biasanya tidak mencerminkan data secara rinci, misalnya seperti rekenging hutang, piutang dan persediaan barang dagang.

Untuk mengetahui hutang, piutang juga persediaan barang dengan rinci diperlukan rekening-rekening lain yang akan dikelompokkan pada satu buku yang disebut dengan buku besat pembantu.

Bentuk Buku Besar

Berdasarkan bentuknya buku besar terbagi menajdi 4 jenis, diantaranya adalah buku besar berbentuk T (sederhana), bentuk skontro, bentuk staffle, dan yang keempat ialah berbentuk staffle berkolom ganda.

Dalam penggunaannya buku besar biasanya digunakan bergantung dari kebutuhan sebuah perusahaan yang diukur dari jumlah transaksi maupun jumlah akun yang dipakai dengan mempertimbangkan faktor kecepatan juga keakuratan dalam memposting sebuah buku besar.

Buku Besar Bentuk T

Buku besar yang memiliki bentuk T adalah bentuk buku besar yang paling banyak dipakai karena sederhana.

Buku besar jenis ini memiliki dua kolom, yakni dibagian sisi kiri yang di isi dengan debet dan pada bagian sisi sebelah kanan di isi dengan kredit.

Nama akun diletakkan pada bagian kiri atas dan nama kode akun diletakkan pada bagian sisi kanan atas.

Contoh buku besar bentuk T adalah seperti gambar dibawah ini :

contoh buku besar akuntansi
akuntansilengkap.com

Bentuk Skontro

Buku besar dengan bentuk skontro adalah buku besar yang mempunyai dua kolom. Buku besar jenis ini berarti menyebelah menjadi dua kolom.

Kolom pada bagian pertama di isi dengan debet dan kolom di sebelahnya di isi dengan kredit

Contoh buku besar dua kolom adalah seperti gambar dibawah ini :

contoh buku besar akuntansi

Buku Besar Bentuk Staffle Berkolom Saldo Tunggal

Buku besar jenis staffle ini memiliki kolom berjumlah tunggal dan merupakan bentuk buku besar yang dipakai apabila memiliki transaksi yang banyak.

Buku Besar Bentuk Staffle Berkolom Saldo Rangkap

Pada buku besar bentuk staffle berkolom saldo rangkap ini adalah jenis buku besar yang memiliki kemiripan dengan bentuk kolom saldo tunggal hanya saja memiliki perbedaan dalam buku staffle saldo rangkap kolom saldo dibagi menjadi dua bagian kolom, yakni terdapat kolom debet dan kredit.

Fungsi Buku Besar

Buku besar memiliki beberapa fungsi, berikut adalah beberapa fungsi dari buku besar:

  • Sebagai alat untuk melakukan peringkasan sebuah data transaksi yang sudah dicatat dalam jurnal umum
  • Sebagai alat untuk menggolongkan data keuangan juga sebagai bantuan untuk mengetahui nominal dan keadaan rekening (akun) yang sebenarnya, terdapat sebuah perbedaan ataupun tidak.
  • Sebagai dasar untuk menggolongkan transaksai yang ada atau telah dicatat dalam sebuah jurnal
  • Sebagai bahan informasi dalam menyusun laporan keuangan

Cara Posting Jurnal Umum kedalam Buku Besar

Dalam melakukan posting dari jurnal umum kedalam buku besar sedikitnya terdapat 4 langkah yang perlu dilakukan sebelum melakukan posting kedalam buku besar.

Berikut ini adalah empat langkah dalam melakukan posting dari jurnal umum kedalam buku besar:

  • Langkah pertama yang harus dilakukan adalah memindahkan terlebih dahulu tanggal kejadian yang terdapat pada jurnal umum kedalam tanggal didalam buku besar.
  • Kemudian pindahkan jumlah debet ataupun jumlah kredit kedalam kolom debet dan kredit kedalam buku besar.
  • Jangan lupa untuk memasukkan nomor halaman jurnal kedalam kolom referensi yang ada didalam buku besar.
  • Yang terakhir adalah memindahkan penjelasan atau keterangan singkat yang ada di jurnal umum kedalam buku besar.

Berikut ini adalah gambar petunjuk dalam melakukan posting dari jurnal umum kedalam buku besar :

Aturan Debet Kredit

KeteranganDebetKredit
AktivaPertambahan (+)Pengurangan (-)
HutangPengurangan (-)Pertambahan (+)
ModalPengurangan (-)Pertambahan (+)
PrivePertambahan (+)Pengurangan (-)
PendapatanPengurangan (-)Pertambahan (+)
BebanPertambahan (+)Pengurangan (-)

Video Contoh Membuat Buku Besar Perusahaan Jasa Dengan Benar

Supaya sobat lebih mudah memahami tata cara dalam pembuatan buku besar, berikut ini adalah video tentang bagaimana cara membuat buku besar untuk perusahaan jasa.

Lihat dengan seksama ya biar mudah memahaminya, selain ada video juga saya sediakan contoh pembuatan buku besar di bagian bawahnya.

https://www.youtube.com/watch?v=sJg_9fTd6Ns

Contoh Soal Jurnal, Buku Besar dan Neraca Saldo

Berikut ini adalah contoh soal mengenai Jurnal Umum, Buku Besar dan Neraca Saldo, yang dapat mempermudah pemahaman sobat dalam memahami apa itu buku besar dan cara membuatnya:

Maret 2Sumarni menginvestasikan modal untuk pertama kalinya 
 Uang tunaiRp. 1.750.000
 Peralatan untuk kantorRp. 1.500.000
 Gedung kantorRp. 4.250.000
Maret 5Di beli secara tunai suplai kantor dengan hargaRp. 200.000
Maret 8Diterima Pendapatan dari jasaRp. 1.450.000
Maret 10Dibayar upah untuk buruhRp. 30.000
Maret 15Diterima pendapatan dari jasaRp. 600.000
Maret 20Dibeli kredit daro toko Library sebuah alat kantorRp. 750.000
Maret 25Dibeli kredit dati toko Naula suplai untuk kantorRp. 300.000
Maret 27Membayar bebean kepada tugas kebersihanRp. 150.000
Maret 28Menerima pendapatan jasaRp. 500.000
Maret 30Membayar gaji untuk bulan depanRp. 300.000

Diminta untuk:

  • Mencatat transaksi diatas kedalam sebuah jurnal umum dengan nomor halaman 1
  • Memposting jurnal umum kedalam buku besar yang terdiri dari 3 kolom

Penyelesaian: (Jurnal Umum)

TanggalKeteranganreffDebitKredit
2 maretKas
Peralatan kantor
Gedung
Modal
101
103
104
301
1.750.000
1.500.000
4.250.000



7.500.000
5 maretSuplai untuk kantor
Kas
102
101
200.00

200.000
8 maretMembayar kas
Pendapatan Jasa
101
401
1.450.000

1.450.00
10 maretmembayar beban gaji
Kas
501
101
30.000

30.000
15 maretKas
Pendapatan dari jasa
101
401
600.000

600.000
20 maretAlat kantor
Hutang usaha
103
201
750.000

750.000
25 maretSuplei untuk kebutuhan kantor
Hutang usaha
102
201
300.000

300.000
27 maretBeban kebersihan
Kas
502
101
15.000

15.000
28 maretKas
Pendapatan jasa
101
401
500.000

500.000
30 maretBeban untuk gaji
Hutang gaji
501
402
300.000

300.000
   11.645.00011.645.000

Berikut contoh buku besarnya :

Kas No. 101

TanggalKeteranganRefDebitKreditSaldo 
   RpRpD/KRp
02 maretUntuk investasi awalhal 11.750.000D1.750.000
05 maretSuplai untuk kantorhal 1200.000D1.550.000
08 maretPendapatan dari jasahal 11.450.000D3.000.000
10 maretBeban untuk gajihal 130.000D2.970.000
15 maretPendapatan jasaHal 1600.000D3.570.000
27 maretBeban kebersihanHal 115.000D3.555.000
28 maretPendapatan jasaHal 1500.000D4.055.000

Penutupan

Nah itulah contoh soal mengenai buku besar yang bisa saya bagikan semoga bisa bermanfaat dan terima kasih atas kunjungannya diwebsite ini.

Jangan lupa untuk sering mampir di website ini ya sobat, Insyaa Allah akan terus update informasi yang bermanfaat, baik itu seputar pengetahuan, kuliner ataupun wisata.

0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *