5 Cara Menanam Cabe Hidroponik Bagi Pemula (Paling Mudah Dilakukan)

Cara menanam cabe hidroponik – akhir-akhir ini banyak sekali orang-orang yang mulai menghiasi halaman rumah mereka dengan berbagai tanaman. Salah satunya adalah tanaman cabe, baik itu ditaman didalam pot, polybag maupun pada botol.

Tak heran jika saat ini banyak pula orang-orang yang mulai berkompetisi dalam menanam cabe dengan berbagai teknik yang mereka sukai.

Salah satu cara menanam cabe yang cukup mudah dan efisien untuk dilakukan adalah dengan menggunakan teknik menanam cabe hidroponik.

Akan tetapi tidak setiap orang yang menanam cabe menggunakan media hidroponik memiliki tujuan untuk menjual hasil panennya. Namun biasanya mereka menanam cabe dengan media hidroponik dengan tujuan supaya meminimalisir pembelian cabe yang memiliki harga yang mahal di pasaran.

Dalam menanam cabe dengan menggunakan media hidroponik sebenarnya cukup mudah untuk dikerjakan. Didalam artikel ini terdapat 5 langkah yang bisa Anda lakukan untuk menanam cabe menggunakan hidroponik.

Berikut ini adalah langkah-langkahnya:

1. Mempersiapkan Benih Cabe

cara menanam cabe hidroponik dalam botol
credit : bibitbunga.com

 

Benih tanaman cabe hidroponik saat ini sangat mudah sekali untuk Anda dapatkan. Anda bisa membelinya pada toko tanaman ataupun ditoko-toko pertanian.

Mungkin Anda akan bertanya, Jenis cabe apa sajakah yang dapat ditanam dengan menggunakan media tanam hidroponik?

Cabe sendiri memang mempunyai banyak sekali jenis dan variasinya, misalnya seperti cabe rawit, cabe merah, cabe pelangi hingga jenis cabe keriting dan jenis cabe lainnya.

Setiap jenis cabe yang berbeda juga memiliki tingkat perbedaan rasa pedas yang ada pada nya. Yang menarik apabila Anda ingin menanam cabe dengan cara menanam cabe hidroponik, apapun jenis cabe yang Anda gunakan maka tata cara yang dilakukan tetaplah sama.

Nah dari sini sudah bisa diketahui bahwasanya jika Anda ingin menanam cabe dengan cara menamam cabe hidroponik Anda bisa menggunakan jenis cabe apapun sesuai jenis cabe yang Anda sukai.

2. Penyemaian Benih Cabe

menanam cabe hidroponik untuk pemula
credit : id.pinterest.com

 

Penyemaian pada teknik menanam cabe dengan menggunakan teknih hidroponik ini hampir sama dengan penyemaian cabe yang dilakukan secara konvensional.

Nah berikut ini adalah beberapa langkah yang perlu Anda lakukan untuk melakukan penyemaian pada tanaman cabe hidroponik yang akan Anda tanam:

  1. Rendamlah benih tanaman cabe hidroponik yang akan Anda semaikan. Perendaman ini memiliki tujuan yakni agar cabe dapat mempercepat proses percambahannya. Dalam langkah ini jangan lupa untuk memilih benih cabe yang tenggelam dan membuang benih cabe yang mengambang untuk mendapatkan benih cabe yang berkualitas.
  2. Kemudian, bungkuslah benih cabe dengan memakai kain basah kurang lebih selama sehari. Proses ini memiliki tujuan yakni agar benih dapat berkecambah lebih cepat. Jika benih cabe sudah memunculkan tanda-tanda munculnya perkecambahan, maka Anda dapat segera melakukan penyemaian.
  3. Penyemaian bisa Anda lakukan dengan menggunakan media tanah maupun dengan media hidroponik dengan menggunakan sekam ataupun menggunakan serabut kelapa.
  4. Dalam proses penyemaian Anda dapat menaburkan benih cabe yang kemudian disiram dengan suprayer agar cabe tidak tenggelam. Setelah itu taburi benih cabe tersebut dengan tanah halus tipis-tipis, atau Anda juga bisa menaburinya dengan media hidroponik lainnya sampai dirasa benih cabai tertutupi.
  5. Dalam proses penyemaian benih cabe ini, usahakan agar benih cabe tidak terkena sinar matahari secara langsung. Anda bisa mengakalinya dengan menambahkan atap diatas persemaian benih cabe yang telah Anda buat.
  6. Lakukanlah penyiraman benih cabe pada pagi hari sampai bibit tumbuh dan siap untuk dipindahkan. Perlu diperhatikan juga, dalam menyiram benih cabe ini jangan terlalu banyak volume airnya, hal ini dikarenakan bibit yang masih baru masih sangat rentan terhadap terjadinya pembusukan jika Anda terlalu banyak memberikan asupan air.

3. Memindahkan Bibit Cabe

menanam cabe hidroponik yg benar
credit : id.pinterest.com

 

Proses ini dilakukan apabila cabe sudah siap untuk dipindahkan dari media penyemaian ke media hidroponik.

Dalam menanam cabe menggunakan media hidroponik Anda perlu menunggu sampai daun semu cabe hingga menjadi daun sejati. Yang kemudian sudah bisa untuk dipindahkan ke tempat media tanam hidroponik.

Hal tersebut perlu dilakukan dengan tujuan yaitu agar perakaran tanaman budidaya cabe hidroponik Anda sudah cukup kuat, sehingga setelah dipindahkan tanaman cabe Anda Tidak mudah mengalami kelayuan.

4. Media Tanam Untuk Cabe

menanam cabe hidroponik sederhana
credit : id.pinterest.com

 

Apbila bibit cabe dirasa sudah siap untuk dipindahkan, maka Anda perlu untuk mempersiapkan media tanam untuk cabe yang akan dipindahkan tersebut.

Anda dapat menggunakan wadah berupa pot , polybag ataupun menggunakan botol dan berbagai media tanam lainnya.

Setelah Anda menentukan media tanamnya, kemudian Anda dapat mengisi media tanam terseut dengan menggunakan media yang porous. Misalnya dengan sekam bakar yang sudah dicampuri dengan hidroton, pecahan kerikil, pecahan genting, zeloit, ataupun hanya menggunakan sekam saja juga sudah mencukupi.

Namun untuk cara tanam hidroponik, Anda dapat menggunakan sistem wick, deep water cultur, ataupun menggunakan polybag dan pot yang dapat disiram setiap harinya.

Untuk melakukan penyemprotan pada tanaman cabe hidroponik Anda bisa menggunakan pupuk daun.

Pupuk daun ini memiliki fungsi sebagai pemenuhan kebutuhan unsur hara pada tanaman cabe hidroponik.

Penyemprotannya sendiri bisa Anda lakukan setiap minggu sekali dan apabila tanaman cabe hidroponik sudah memasuki fase generatif. Anda bisa melakukan penyemprotan selanjutnya dengan menggunakan pupuk buah.

Pupuk buah yang dapat Anda gunakan untuk melakukan penyemprotan kedua ini adalah dengan menggunakan gandasil A/B, POC, Nasa atau jenis yang lainnya.

5. Pemberian Nutsisi Pada Tanaman Cabe

menanam cabe hidroponik dalam polybag
credit : id.pinterest.com

 

Pemberian nutrisi pada tumbuhan cabe hidroponik ini memiliki pengaruh yang besar dalam pemenuhan nutrisi pada tanaman cabe yang Anda tanam.

Nutrisi yang dibutuhkan cabe hidroponik yakni berupa nitrogen, fosfor, dan kalium. Namun apabila komposisinya kurang pas maka juga akan berdampak kurang baik pada tumbuhan cabe hidroponik Anda.

Misalnya, apabila Anda terlalu berlebihan dalam memberikan nitrogen pada tanaman cabe Anda, maka hal ini dapat membuat tanaman cabe hidroponik Anda mengalami gagal panen alias tidak bisa berbuah.

Dan jika pemenuhan nitrogen ini kurang mencukupi, maka dapat menyebabkan tumbuhan cabe hidroponik Anda mengalami kelayuan dan perlahan membuat tanaman cabe tersebut mati.

Mungkin bagi Anda yang belum pernah menanam cabe menggunakan media hidroponik sebelumnya akan terasa sulit. Akan tetapi Anda tidak perlu khawatir dengan hal ini.

Saat ini sudah banya sekali penjual nutrsi untuk tumbuhan hidroponik sayuran dan buah-buahan untuk berbagai jenis tanaman, salah satunya adalah tanaman cabe, mentimun, semangka, dan melon serta lainnya.

Selain memberikan nutrisi yang cukup bagi tanaman cabe hidroponik Anda, Anda juga perlu melakukan pengecekan secara berkala pada masa pertumbuhannya.

Hal ini perlu dilakukan utnuk menjaga supaya pemenuhan nutrisi pada tanaman cabe hidroponik Anda dapat tercukupi, selain itu pengecekan juga memiliki tujuan untuk menghindari tumbuhan cabe dari serangan berbagai penyakit tumbuhan.

Kemudian yang perlu Anda perhatikan selanjutnya adalah, jika nutrisi pada tanaman cabe hidroponik Anda sudah melai menipis, Anda harus segera melakukan pengisian nutrisi kembali sebelum terlambat.

Selain itu Anda juga perlu mengetahui jenis penyakit yang sering menyerang tumbuhan cabe hidroponik. Salah satu penyakit yang paling sering menyerang tanaman cabe adalah tungau, kutu daun, ulat dan lainnya.

Jika Anda menemui sebagian dari tanaman cabe hidroponik terkena salah satu serangan penyakit tersebut, maka Anda perlu membuang bagian yang terkena serangan penyakit tersebut supaya tidak menjar pada tumbuhan cabe hidroponik lainnya.

Dengan Anda merawatnya dengan baik dan benar, serta mengecek perkembangannya secara berkala. Maka akan membuahkan hasil yang maksimal disaat panennya telah tiba. Biasanya tanaman cabe hidropnik ini bisa dipanen setelah memasuki bulan ke 2 hingga 3 setelah ditaman.


Nah itulah tata cara menanam cabe hidroponik yang bisa saya bagikan, Jangan lupa untuk membaca pula artikel tentang cara menanam cabe rawit yang ada di web ini.

Terima kasih, semoga bermanfaat.

Leave a Comment